Jokowi Mengucurkan Stimulus Rp 405 triliun untuk mengatasi pandemi Corona, Bagaimana Dampak ke Depannya?


Sejak awal Maret 2020, pandemi virus Corona terus mengalami penyebaran luas hingga ke sejumlah wilayah di Indonesia. Di mana hingga saat ini, Jakarta masih menjadi kota dengan pasien positif virus corona terbanyak lebih dari 300 kasus, menyusul kemudian di beberapa kota besar lainnya. Pemerintah pun mengupayakan berbagai cara untuk menangani situasi ini, salah satunya melalui

Pengaruh Priming Effect Terhadap Harga Saham


Tidak sedikit investor yang telah mencairkan instrumen investasi yang dimilikinya, karena kekhawatiran virus corona. Meski sebenarnya situasi seperti sekarang ini, tidak selalu menimbulkan kerugian – sebaliknya bisa menjadi peluang bagi investor. Selama investor bisa membedakan mana informasi fakta atau hanya opini, karena ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan investasi. Sayangnya, dalam informasi tersebut ada

Cara Mengenalkan Investasi pada Anak


Salah satu hal menarik dari sebuah investasi saham adalah bisa diwariskan ke anak cucu kita. Sehingga tidak ada kata sia-sia bila saat ini kita memperjuangkan investasi saham kita. Meski itu terdengar menarik, sayangnya di antara kita masih banyak yang ragu karena kekhawatiran yang berlebih. Apakah anak kita akan tertarik pada investasi saham? Bagaimana cara mengenalkannya

Value Investing : Menjadi Kaya Sambil Tidur


Investasi di pasar saham bukanlah tentang jual beli saham semata, apalagi dalam situasi yang belakangan ini terjadi, harga saham semakin terpuruk dengan semakin banyaknya aksi jual, tanpa memperhatikan fundamental perusahaan. Berkaitan dengan situasi seperti sekarang, nampaknya metode Value Investing lah yang mampu memberikan sudut pandang lain dan cenderung netral. Apalagi salah satu prinsip yang diterapkan

Wait for The Right Pitch dalam Investasi Saham


Situasi pasar yang belakangan ini terjadi nampaknya cukup menjadi penguji kesabaran bagi sebagian besar investor. Nah berhubungan dengan itu, kira-kira pernahkah Anda menonton pertandingan Baseball? Olahraga yang popular di Amerika Serikat ini adalah olahraga yang dimainkan dua tim, terdiri dari pelempar (pitcher) dan pemukul (batter). Pertandingan Baseball ini akan Penulis jadikan sebagai analogi ketika berinvestasi

Perhatikan 3 Value Perusahaan, sebelum Membeli Saham Perusahaan


Dalam pasar saham, seringkali kita menemukan kasus di mana pada saat membeli saham harganya sedang turun, tapi sewaktu akan dijual harganya malah naik? Atau sebaliknya, kasus di mana banyak sebagian besar orang yang justru bernafsu ingin membeli sejumlah saham secara sekaligus dan bersamaan karena harga yang lagi discount, tapi seiring waktu harganya malah turun, turun,

Tips Berinvestasi Saat Market Bearish


Beberapa waktu belakangan ini nampaknya semakin sulit untuk mencari semangat di pasar modal, di tengah-tengah pandemi wabah virus corona atau COVID-19 yang terus menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia. Imbasnya kondisi bursa regional dan global anjlok dan tidak menentu sebagai akibat memanasnya pandemi wabah virus corona yang juga menyerang beberapa negara lain. Di pasar modal

Tips Menghadapi Market Bearish Dengan Tenang


Dalam 2 – 3 bulan belakangan ini market sedang kurang bersahabat, apalagi dengan IHSG yang terus tertekan. Padahal beberapa minggu lagi kita akan segera memasuki periode Lebaran. Berhubung saat ini banyak di antara kita yang melaksanakan Work from Home, tentu tidak ada yang salah jika kali ini Penulis akan membahas hal yang ringan terlebih dahulu. Dalam

Film Investasi Money Monster (2016) : Investasi Saham Bukanlah Permainan yang Dipertaruhkan


Permainan dalam saham, adalah salah satu poin penting yang seharusnya dihindari dan tidak dilakukan oleh investor. Karena memang investasi saham, bukan permainan yang ditaruhkan. Apalagi dalam dunia investasi, kesenjangan sosial sudah pasti ada. Terlebih lagi, ketika ada pihak yang berhasil mendapatkan keuntungan, dan lainnya lagi justru menanggung kerugian. Kondisi itu, tercermin dalam film Money Monster.

Indonesia Dikeluarkan dari Daftar Negara Berkembang oleh AS, Apa Dampaknya ?


Belum lama ini, pasar sempat dikejutkan oleh keputusan AS yang mengeluarkan sejumlah negara dari daftar negara berkembang. Pasalnya, Indonesia juga menjadi salah satu negara yang turut dicabut status negara berkembangnya. Hal ini terjadi, karena AS menganggap Indonesia sudah menjadi negara maju. Sayangnya status Indonesia yang berubah, tak sepenuhnya disambut positif. Mengingat ke depannya akan ada

1 2 3 40

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami