Browsing tag: INDY

Tips Membeli Saham yang Kurang Likuid

Tips Membeli Saham yang Kurang Likuid


Apakah seorang Value Investor perlu memperhatikan faktor likuiditas sebagai pertimbangan dalam membeli sebuah saham? Dan bagaimana jika misalkan saham ini nantinya bisa dibeli namun tidak bisa dijual? Lantas apakah hal ini menandakan bahwa saham tersebut kurang likuid ?   Saham Kurang Likuid Banyak emiten di BEI yang sempat memiliki tingkat likuiditas yang rendah. Namun sebenarnya

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia Masuk Top 10 Terbesar di Dunia, Apakah Buruk bagi Indonesia?

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia Masuk Top 10 Terbesar di Dunia, Apakah Buruk bagi Indonesia?


Baru-baru ini banyak media yang mengutarakan fakta, bahwa Indonesia sekarang termasuk ke dalam 10 besar negara yang memiliki utang luar negeri (ULN) terbesar di dunia (untuk negara dengan pendapatan rendah-menengah). Sebenarnya berita seperti ini bukan asing lagi, karena sudah banyak pihak juga di Indonesia yang menyinggung tentang jumlah utang Indonesia secara keseluruhan, tidak hanya ULN

Ramai Tuntutan Reklamasi Lahan Bekas Tambang, Bagaimana Strategi Emiten Tambang Mengatasinya ?


Mengawali tahun 2020 ini polemik lahan bekas tambang kembali mencuat ke permukaan publik. Padahal untuk mengatasi polemik ini, peraturan mengenai lahan bekas tambang ini sudah memiliki regulasi pasca tambang. Sayangnya hingga kini penanganan lahan bekas tambang masih banyak yang meninggalkan lubang-lubang bekas galian, dan menimbulkan dampak negatif. Kondisi tersebut mendorong adanya tuntutan warga sekitar lahan

penurunan harga batubara

Harga Batubara Terendah dalam 6 Bulan Terakhir, Bagaimana Prospek Emiten Pertambangan Batubara ?


Sejumlah emiten pertambangan belakangan ini seperti kehilangan tenaga di bulan November kemarin. Seperti misalnya harga saham PTBA yang sempat menyentuh harga tertinggi Rp 4.800-an di bulan Oktober 2018 dan harus merosot hingga ke Rp 3.900-an atau mengalami penurunan 18.75%. Demikian pula ADRO yang sempat berada di Rp 2.500-an pada awal tahun 2018 saat ini turun

Lo Kheng Hong MBSS

Lo Kheng Hong Menambah Kepemilikan di MBSS, Bagaimana Perkembangan MBSS saat ini ?


Pada tahun 2017 yang lalu Penulis sempat membahas mengenai MBSS, di mana pada tahun ini MBSS masih berupaya untuk mencetak kembali profitnya. Meskipun belum mencetak profit, namun Pak Lo Kheng Hong baru-baru ini kembali menambah kepemilikan di MBSS. Lantas bagaimana perkembangan MBSS disepanjang tahun 2018 ini serta bagaimana prospek ke depannya ?   [Baca Lagi

Harga Saham Murah

Bagaimana Mengetahui Harga Saham Sudah Murah ?


Periode bearish IHSG yang terjadi selama 3 – 4 bulan kemarin ini, membuat sebagian besar harga saham mengalami penurunan harga. Bahkan banyak yang penurunannya di atas penurunan IHSG itu sendiri. Dan tidak sedikit pula harga saham yang turun hingga ke posisi terendah dalam 5 tahun terakhir (the lowest in five years). Penurunan harga saham ini

Tips Investasi Market Bearish

Tips Berinvestasi Saat Market Bearish


Tahun 2017 merupakan tahun yang cukup spesial bagi para investor saham Indonesia, di mana sepanjang tahun 2017 IHSG bisa dikatakan menunjukan trend strong bullish sepanjang tahun. Tercatat, IHSG hanya menorehkan return negatif hanya 2 bulan sepanjang tahun 2017 ini, yaitu di bulan Januari 2017 dan November 2017. Itupun, hanya minor di bawah 1% (Januari -0.05%,

Mitrabahtera Segara Sejati

Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS)


Sepanjang bulan Agustus 2017, saham INDY menjadi salah satu saham dengan kenaikan harga tertinggi, di mana harga sahamnya naik dari 800 an ke 1200 an, atau naik 50% an dalam waktu satu bulan. Dan analisa mengenai INDY sudah pernah kita tuangkan sebelumnya, yang dapat Anda baca lagi di sini. Terkait dengan hal tersebut, di mana

Let The Profit Runs

Let the Profit Runs


Setiap dari seorang investor saham pasti nya menginginkan satu hal dalam berinvestasi saham : PROFIT. Tak ada satupun dari seorang investor yang ingin menanggung loss. Masalahnya, kebanyakan investor memiliki kebiasaan yang menurut saya kurang tepat. Ketika sebuah saham uptrend, justru tangan gatel ingin cepat-cepat pencet tombol SELL untuk merealisasikan keuntungan. “Takut turun lagi soalnya Pak,

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Share this Post

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami