Kinerja Laporan Keuangan

Kinerja Laporan Keuangan Kuartal IV 2016


Seperti biasanya Per akhir Maret 2017, lebih dari 500 emiten mengumpulkan Laporan Tahunan 2016 ke Bursa Efek Indonesia. Pastinya banyak investor yang menunggu-nunggu laporan tahunan ini, sebagai momentum pergerakan sahamnya. Okay, sekarang kita cek bagaimana kinerja laporan keuangan emiten di Indonesia sepanjang 2016.   Secara overall, kinerja laporan keuangan emiten di tahun 2016 lebih baik dibandingkan

Analisa Sektoral

Analisa Sektoral Kuartal I 2017


Review Sektoral 2016 Kinerja positif emiten di BEI sepanjang tahun 2016 tercermin pada kenaikan IHSG sebesar 15.3% sepanjang tahun 2016. Sektor apa saja yang berkontribusi terhadap kenaikan IHSG? Apabila kita melihat data di bawah, sektor yang indeks nya meningkat paling tinggi sepanjang tahun 2016 adalah : Mining (70.7%),  disusul sektor Basic Industry & Chemical (termasuk

Mitos Investor

Mitos Investor Kecil dan Investor Besar


Pada artikel sebelumnya, kita membaca tentang persepsi yang terbentuk di masyarakat bahwa pasar saham seolah-olah hanya diperuntukkan bagi investor yang memiliki modal besar saja. Sementara investor yang memiliki modal kecil seakan-akan tidak mungkin bisa sukses di pasar saham. Nah pada artikel kali ini, kita akan membahas mitos investor lainnya yang sering kali masih saya temui

Online Trading

Online Trading = Profit Lebih Besar?


Online Trading Beberapa waktu lalu, saya berbincang dengan beberapa praktisi saham. Kami membahas mengenai peranan kemajuan teknologi terhadap perkembangan dunia saham. Dahulu investor mengenal yang namanya floor trading. Pedagang di bursa secara manual ini pada mulanya dapat berjalan lancar karena jurnlah efek yang tercatat di bursa, maupun pialang yang terlibat di lantai bursa masih terbatas.

Saham Itu Judi

Saham Itu Judi ?


Artikel ini akan menceritakan sedikit mengenai pandangan negative yang banyak beredar mengenai “saham itu judi” di masyarakat. Saya sendiri, seperti yang sudah diceritakan di dalam profil saya, memulai investasi dari tahun 2009 (sebenarnya dari 2008 namun masih patungan dengan teman-teman di kampus). Artinya, sampai dengan tahun 2017 ini saya sudah 8 – 9 tahun berinvestasi.

Bank Permata

Angin Segar Bank Permata (BNLI)


Kita semua rasanya pasti tahu Bank Permata (BNLI). PT Bank Permata Tbk (PermataBank) merupakan hasil merger 5 (lima) Bank  yaitu PT. Bank Bali Tbk, PT. Bank Universal Tbk, PT. Bank Artamedia, PT. Bank Patriot dan PT. Bank Prima Ekspress pada tahun 2002. Susunan pemegang saham Bank Permata terdiri dari PT Astra International (ASII) merupakan pemegang 44,56%

Bersabarlah Dalam Berinvestasi

Bersabarlah Dalam Berinvestasi


Masih berkaitan dengan artikel sebelumnya, di mana kita membahas apa yang sebaiknya kita lakukan jika kita ketinggalan kereta di saham yang kita incar. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas lebih detail mengenai kesulitan terbesar seorang investor, yaitu BERSABARlah Dalam Berinvestasi Ketika kita membahas tentang investing VS trading di artikel sebelumnya, Anda juga dapat membacanya kembali

Analisa Saham MLPL

Mengintip Peluang di Saham Multipolar (MLPL)


Analisa Saham MLPL PT Multipolar Tbk (MLPL) merupakan investment company yang didirikan pada tahun 1975 dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 04 Desember 1975 dengan kantor pusat berlokasi di Menara Matahari, Lippo Karawaci Tangerang. Per akhir 2016, market cap MLPL tercatat sekitar US$ 277 juta atau setara dengan Rp 3.6 Triliun rupiah.   Multipolar

Analisa Saham WOMF

Peluang di Sektor Pembiayaan : WOM Finance (WOMF)


Analisa Saham WOMF Sekilas mengenai profile perusahaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance), WOM Finance berdiri di tahun 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing. Perseroan berganti nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha pada tahun 2000 dan go public di 2004. Kegiatan Usaha Perseroan adalah pembiayaan konsumen dan pembiayaan multiguna. Pemegang saham mayoritas perseroan

Analisa Saham KBLI

Hidden Treasure : KMI Wire and Cable (KBLI)


Analisa Saham KBLI KMI Wire and Cable (KBLI) ini merupakan produsen kabel listrik yang tertua dan terbesar di Indonesia, sekaligus salah satu pemasok kabel utama untuk jaringan listrik PLN, infrastruktur, gedung dan perumahan, pabrik, industri minyak dan gas, serta pertambangan. Jenis produk yang dihasilkan adalah kabel konduktor, kabel listrik tegangan rendah (s/d 1 KV), kabel

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Share this Post

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami