Kebutuhan Gas Medis Melonjak, Jadi Potret Bangkitnya AGII

Kebutuhan Gas Medis Melonjak, Jadi Potret Bangkitnya AGII


PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) yang tergabung ke dalam Samator Group merupakan salah satu penyuplai gas industry pertama di Indonesia. Beberapa produk yang disuplai oleh AGII antara lain oxygen, gas sintetik, gas steril, gas electronic, dan sebagainya. Terjadinya pandemic Covid-19 menjadi blessing in disguise bagi AGII, mari kita bahas !

 

Sekilas Kinerja AGII

AGII mencatatkan peningkatan pendapatan yang konsisten sejak 2Q20 – dari Rp 486 miliar menjadi Rp 643 miliar per 1Q21.

In fact, pendapatan AGII per 1Q21 ini telah meningkat +18% YoY apabila dibandingkan dengan pendapatan AGII pada 1Q20 lalu sebesar Rp 544 miliar.

Peningkatan pendapatan ini dikontribusikan dari adanya peningkatan penjualan gas milik AGII, notably di sektor kesehatan di mana AGII menjadi penyuplai gas oksigen ke rumah sakit.

 

 

Sebagai pemain yang bergerak di industri penyaluran gas, beberapa tipe gas yang dijual oleh AGII adalah seperti yang tertera di atas- mulai dari oxygen sampai hydrogen. Penerapan ke industrialnya pun bermacam-macam. Oxygen, misalnya, selain bisa digunakan untuk medical services untuk membantu pernapasan, gas oksigen juga bisa digunakan untuk fabrikasi metal, produksi besi & baja, sampai ke sektor perikanan. Produk-produk AGII lainnya juga bisa digunakan untuk berbagai industri, dan tercipta added value tersendiri melalui lebih dari 100 tahun pengalaman AGII dalam industri gas.

Hal inilah yang menyebabkan AGII sekarang memiliki well-diversified customer base – mulai dari sektor retail, medical, consumer goods, infrastructure – dan banyak sub-sektor lainnya yang menjadi client AGII. Menariknya lagi, sebelum Covid-19 menyerang, AGII mengatakan bahwa tidak ada satu sektor pun yang berkontribusi lebih dari 30% pendapatan perusahaan – artinya, AGII tidak memiliki ketergantungan terhadap satu sektor manapun untuk stabilitas kinerja keuangannya.

 

Market share gas industri di Indonesia – AGII menguasai 37% market share. Source: Presentasi AGII

Luasnya customer base AGII membuat AGII merupakan pemain utama di sektor gas industri dengan market share sebesar 37% – jauh lebih unggul apabila dibandingkan dengan kompetitor terdekat yang notabene merupakan multinational company, dengan market share sekitar 16%.

 

 

Anda ingin mengetahui saham apa saja yang memiliki fundamental bagus dan harganya masih terdiskon (undervalued). Sekarang, Anda bisa mendapatkannya di E-Book Quarter Outlook Kuartal I-2021 yang telah terbit !

 

 

Covid Mendongkrak Kinerja AGII

Source : market.bisnis.com

Tabung oxygen merupakan salah satu barang mewah untuk saat ini, karena adanya imbalance antara supply dan demand di pasaran. Semakin parahnya pandemi Covid-19 di Indonesia membuat, secara bersamaan, membuat permintaan gas medis seperti tabung oksigen melambung. Tentu saja hal ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan yang menyuplai gas oksigen, apalagi AGII yang merupakan market leader di industri ini.

Dampaknya pun tidak kecil – terlihat bahwa laba bersih AGII meningkat hampir 2x lipat pada 1Q21, dari Rp 19 miliar pada 1Q20 menjadi Rp 49 miliar pada 1Q21.

Tidak hanya dari laba bersih, net profit margin juga double, meningkat dari 3.5% pada 1Q20 menjadi 7.6% pada 1Q21.

Blessing in diguise, indeed.

 

 

 

Sebagai informasi, dalam kondisi normal, porsi konsumsi gas industri dan medis merupakan 70 : 30 – 70% untuk gas industri, 30% untuk medis. Namun, karena adanya pandemi Covid-19 ini, pemanfaatan komposisi gas dalam negeri berubah menjadi 50:50 untuk industri dan sektor medis.

Menurut data dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Indonesia memilki kapasitas produksi gas oksigen sebesar 650 juta ton/tahun – di mana 300 juta ton di antaranya telah terintegrasi langsung dengan pengguna gas tersebut. Per 29 Juni kemarin, data terbaru menunjukkan bahwa tabung oksigen nasional yang tersisa adalah sebeasr 6.8 juta unit saja.

Perlu diketahui, AGII memiliki kapasitas produksi sebesar 422.6 juta m3 per tahunnya  – meskipun tidak dibreakdown secara spesifik, namun berkaca dari status AGII sebagai market leader di pasar dan persentase penggunaan gas sebelumnya sebesar 70:30, kami melihat bahwa kapasitas produksi AGII menjadi sangat krusial dalam menyuplai tabung oksigen kepada masyarakat.

Source : Kontan

Pihak manajemen AGII juga mengatakan bahwa peningkatan permintaan dari gas untuk medis post-lebaran beberapa 1-3 minggu lalu. Data ini tentu saja mendukung strategi pemerintah untuk menyalurkan gas industri untuk medis sehingga persentasenya menjadi 50:50.

Di waktu yang sama, perlu Anda ketahui bahwa harga saham AGII telah meningkat lebih dari 50% year-to-date. Meningkatnya permintaan gas untuk AGII tentu saja merupakan katalis positif bagi perusahaan, no doubt. Tetapi, apakah stabilitas peningkatan AGII post-covid akan tetap meningkat atau terjadi penurunan tentu saja menjadi pertanyaan yang harus dijawab bagi investor.

Nevertheless, stay safe and stay healthy..

 

DISCLAIMER : Tulisan ini bukan bersifat rekomendasi beli atau jual. Tulisan ini bersifat untuk edukasi berdasarkan sudut pandang penulis pribadi. Do Your Own Research sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham.

 

###

 

Info:

 

 

Tags : Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak | Kebutuhan Gas Medis AGII Melonjak

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Share this Post

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami