Janet Yellen Nominasi MenKeu Wanita Pertama di AS, Seperti Apa Sepak Terjangnya ?

Janet Yellen Nominasi MenKeu Wanita Pertama di AS, Seperti Apa Sepak Terjangnya ?


Pemilu AS yang ke 46 kemarin, nampaknya cukup berbeda dari penyelenggaraan pemilu AS sebelum-sebelumnya. Pasalnya dalam pemilu kali ini, Joe Biden sebagai Presiden terpilih AS tengah melakukan gebrakan baru. Salah satunya dengan memasukkan nama Janet Yellen ke dalam nominasi Menteri Keuangan AS pada kabinet yang Joe Biden pimpin nantinya. Pertanyaannya, siapakah Janet Yellen ini hingga membuatnya layak dinominasikan sebagai Menteri Keuangan AS ? Dan prestasi apa saja yang pernah ia capai ?

 

Siapakah Janet Yellen ?

Bernama lengkap Janet Louise Yellen, ia adalah wanita kelahiran 13 Agustus 1946 di Brooklyn – New York. Janet Yellen lahir dari seorang Ayah yang berprofesi sebagai seorang Dokter dan Ibu yang bekerja sebagai Guru. Di masa sekolah, Janet Yellen merupakan murid berprestasi di bidang matematika, sejalan dengan itu ia pun mengembangkan minatnya ke arah ekonomi lantaran dinilai lebih berguna secara praktis dalam kehidupan. Ia tercatat sebagai alumni Fort Hamilton High School Brooklyn, bahkan jiwa kepemimpinan Janet Yellen pun sudah tampak ketika ia menjadi pemimpin redaksi koran sekolah, sekaligus pembaca pidato perpisahan kelas pada kelulusan tahun 1963.

 

Source : Berbagai Sumber

 

Dan ketika menginjak jenjang perguruan tinggi, Janet Yellen berhasil meraih predikat Summa Cum Laude untuk gelar Sarjana di bidang ilmu ekonomi dari Brown University pada tahun 1967. Berikutnya, ia pun menuntaskan gelar Profesor Economi atau Ph.D dari Yale University pada tahun 1971, bahkan ia juga mendapatkan bimbingan langsung dari James Tobin yang merupakan pemenang Nobel yang terkenal dengan idenya dalam perpajakan.

Sedangkan dari sisi kehidupan pribadi, keluarga Janet Yellen ini memang tidak jauh dari ilmu-ilmu ekonomi. Tercermin dari latar belakang suami Janet, yakni George Akerlof yang merupakan ekonom pemenang Hadiah Nobel yang bertemu ketika bekerja sebagai peneliti di The Fed pada tahun 1970 an. Mereka dikaruniai seorang anak lelaki yang kini bekerja sebagai profesor ekonomi.

Source : https://www.motherjones.com/ & https://time.com/

 

Histori Singkat : Kiprah Janet Yellen

Pertanyaan selanjutnya, yang pasti terlintas di pikiran kita, kira-kira bagaimana perjalanan karir Janet Yellen ?

(1974) sebagai Peneliti di Institut Teknologi Massachusetts;

(1971 – 1976) sebagai Dosen Pembantu di Departemen Ekonomi dan Ilmu Politik London, Universitas Harvard;

(1977 – 1978) sebagai Ekonom Division of International Finance, Trade and Financial Studies Section, Board of Governors of the Federal Reserve System (The Fed);

(1978 – 1980) sebagai Dosen London School of Economics and Political Science;

(1980 – 1985) sebagai Dosen Haas School of Business di Universty of California – UC Berkeley, ia juga melakukan penelitian dan mengajar makroekonomi di semua tingkat dan dari sini ia pun menerima banyak penghargaan;

(1992) diangkat sebagai Profesor Bisnis dan Perdagangan Internasional Bernard T. Rocca, Jr;

(1994 – 1997) sebagai Anggota Dewan Gubernur Federal Reserve System;

(1997 – 1999) sebagai Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Presiden Bill Clinton, sekaligus menjadi Profesor Administrasi Bisnis dan Profesor Ekonomi Eugene E. dan Catherine M. Selain itu, ia juga memimpin Komite Kebijakan Ekonomi Organisation for Economis Co-Operation and Development (OECD);

Source : haas.berkeley.edu/faculty/yellen-janet

 (2004 – 2010) sebagai Presiden dan CEO Federal Reserve Bank of San Francisco;

(2010 – 2014) sebagai Wakil Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System (The Fed);

(2014 – 2018) berhasil lolos menjadi Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System (The Fed), yang merupakan Bank Sentral AS.

Kiprahnya tersebut, telah menjadikan Janet Yellen sebagai seorang ekonom Amerika Serikat (AS) terkemuka secara luas. Ia pun telah menjadi tokoh kunci dalam merancang kebijakan moneter AS selama bertahun-tahun, karena keterlibatannya dalam berbagai kapasitas dengan The Federal Reserve yang merupakan Bank Sentral AS. Kehadirannya pun dinilai sebagai sosok yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian global.

 

Prestasi yang Pernah Dicapai Janet Yellen

Nah, sebelum masuk pada pembahasan selanjutnya, jika Anda ingat keputusan Joe Biden yang memilih Janet Yellen sebagai nominasi Kementerian Keuangan AS. Rupanya tidak berbeda jauh, ketika Joe Biden memilih Kamala Harris sebagai Wakil Presiden AS, karena dinilai memiliki segudang pencapaian yang baik. Yuk review kembali artikelnya…

[Baca lagi : Mengenal Sosok Kamala Harris, Wakil Presiden AS ke 46]

 

Nah berikut ini adalah beberapa prestasi hebat yang pernah dicapai Janet Yellen :

  • Pada periode 2004 – 2010, ia mendapatkan kekaguman dari komunitas ekonomi atas kecerdasan intelektualnya. Karena, pada saat Janet Yellen menjabat sebagai Presiden dan CEO Federal Reserve Bank of San Francisco, perlahan kemampuan ekonomi Janet Yellen mulai terwujud dan diakui oleh para sarjana lain di bidangnya. Terutama, ketika ia menyatakan rasa pesimisnya terhadap booming nya pasar perumahan pada pertemuan Federal Reserve dalam memutuskan kebijakan moneter.
  • Berikutnya, pada periode 2007 – 2018, Janet Yellen diminta untuk membantu mengarahkan pemulihan ekonomi pasca krisis keuangan, dan ketika resesi AS. Prestasi ini dicapai, ketika ia tengah menduduki jabatan sebagai Presiden dan CEO, Federal Reserve Bank of San Francisco yang di mulai sejak tahun 2004 – 2010. Karena keputusan Janet Yellen yang dinilai lebih memperhatikan dampak kebijakan bank terhadap para pekerja dan meningkatnya biaya ketidaksetaraan di AS saat itu. Selepas dari jabatannya di Bank Sentral tersebut, Janet Yellen pun banyak berpendapat mengenai perlunya pemerintah menyusun pengeluaran fiskal agar lebih bisa melindungi perekonomian AS. Tak heran, jika Janet Yellen ini pernah dipilih untuk menjadi penasihat ekonomi top pada masa Presiden Bill Clinton menjabat.
  • Prestasi lain yang juga dicapai oleh Janet Yellen adalah pada sekitar tahun 2013 – 2014, ketika Presiden Barack Obama menominasikan nama Janet Yellen untuk masuk sebagai ketua Federal Reserve System (The Fed), guna menggantikan Ben Bernanke sebagai Gubernur The Fed. Padahal saat itu, Janet Yellen masih menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System (The Fed). Tak hanya itu saja, pada konferensi pers Gedung Putih, Barack Obama pernah memuji Janet Yellen karena memiliki penilaian yang baik. Akhirnya pada Januari 2014, Janet Yellen resmi menduduki kursi nomor satu di The Fed, pasca mengalahkan Ben Bernanke dengan perbandingan suara 56 : 26 di Senat AS. Kemenangan itu mengantarkan Janet Yellen sebagai wanita pertama yang memimpin Bank Sentral AS. Bahkan, jabatan tersebut merupakan puncak profesi ekonomi Janet Yellen di AS, yang kemudian disebut sebagai ikon feminis dalam dunia ekonomi AS. Salah satu dampak positif dari kepemimpinan Janet Yellen saat itu adalah, menurunnya tingkat pengangguran AS dari 6.7% menjadi 4.1%, berikut adalah data pengangguran di AS sepanjang tahun 2014 – 2018…

Source : https://tradingeconomics.com/united-states/unemployment-rate

 

Penurunan itu tak lepas dari upaya Janet Yellen yang terus mendorong perekonomian. Ia pun dinilai sebagai salah satu ekonom dengan koneksi terbaik di dunia selama memimpin The Fed dari 2014 – 2018, terutama dalam hal pembuatan kebijakan ekonomi. Pasalnya, ia selalu mampu membuat kebijakan yang tidak memicu kepanikan perekonomian global, sehingga ekonomi global perlahan-lahan membaik pasca krisis keangan tahun 2008.

Adapun catatan yang perlu kita tahu, berakhirnya jabatan Janet Yellen sebagai Ketua The Fed, terjadi setelah Donald Trump menolak pengangkatan kembali dirinya. Akibatnya, Janet Yellen menjadi orang pertama yang tidak menjalani dua periode jabatan kepala bank sentral AS sejak pemerintahan Carter. Bukan hanya itu, Donald Trump pun pernah menuduh Janet Yellen mengambil kebijakan yang mempertahankan suku bunga rendah untuk meningkatkan warisan Barack Obama.

Source : kumparan.com/kumparanbisnis/profil-janet-yellen-eks-ketua-the-fed

               

  • Prestasi Janet Yellen lainnya adalah menjadi ujung tombak Asosiasi Ekonomi Barat Internasional dan menjabat sebagai wakil presiden Asosiasi Ekonomi Amerika. Di samping itu, Janet Yellen juga dikenal sebagai penulis makalah dan publikasi ekonomi yang membahas tentang berbagai topik, terutama tentang makroekonomi dan dinamika pengangguran. Beberapa kali kesempatan, ia pun menulis bersama dengan suaminya. Salah satu karya tulisnya, telah mengantarkan dirinya mendapatkan Medali Silang Wilbur Lucius dari Universitas Yale. (Source : www.famouseconomists.net/janet-yellen)               
  • Menariknya, wanita berambut putih tersebut juga masuk pada kategori wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Mengutip Wikipedia, mulai tahun 2004, majalah Forbes telah membuat daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia yang editori oleh Mary Ellen Egan, berdasarkan visibilitas dan dampak ekonomi.

Source : id.wikipedia.org/wiki/

 

Janet Yellen : Nominasi Menteri Keuangan Wanita Pertama di AS

Penunjukkan Janet Yellen untuk maju sebagai Menteri Keuangan AS, sebagai tim ekonomi pemerintahan Joe Biden setelah pelantikan pada Januari  2021 mendatang, memang telah ramai diperbincangkan publik. Adapun bila penunjukkan tersebut dikonfirmasi, maka Janet Yellen akan menjadi sejarah baru bagi AS. Ia akan menjadi perempuan pertama yang memimpin Departemen Keuangan AS, yang akan berperan dalam mempengaruhi kebijakan fiskal dan pajak AS. Terlepas dari itu, keberadaan Janet Yellen nantinya akan mengemban tugas memperbaiki ekonomi AS yang terdampak pandemi Covid-19. Di tambah lagi, ia juga akan menghadapi jutaan orang AS yang menganggur dan pertumbuhan lapangan kerja yang melambat.

Prediksi Janet Yellen semakin dekat dengan Kursi Kementerian Keuangan AS itu pun kian gencar, seiring dengan banyaknya dukungan yang datang kepada wanita berusia 74 tahun tersebut. Mulai dari moderat Partai Demokrat yang disebutkan menerima Janet Yellen. Begitu pula dengan, Wall Street dan pasar global yang juga diprediksikan akan menerima Janet Yellen. Bahkan investor pun, menilai Janet Yellen sebagai pihak yang kredibel dalam mengetahui bahaya penarikan stimulus pemerintah sebelum waktunya. Lebih dari itu, Janet pun dinilai sebagai orang yang dapat bekerja sama secara erat dengan The Fed beserta dengan badan-badan cabang ekskutif lainnya.

Bahkan, mengutip lokadata.id, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde telah memuji Janet Yellen yang telah dipilih oleh Biden. Di mana Christine Lagarde menulis dalam tweet nya :

“Kecerdasan, keuletan, dan pendekatannya yang tenang membuat Janet menjadi pelopor bagi wanita di mana pun.”

 

Kesimpulan

Setelah kita membahas mengenai penunjukan Janet Yellen untuk maju ke kursi Kementerian Keuangan AS, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Mengingat latar belakang Janet Yellen yang memang sudah malang melintang menyusun arah kebijakan moneter AS, di tambah lagi dengan keterlibatannya dalam berbagai kapasitas dengan The Federal Reserve yang merupakan Bank Sentral AS. Sehingga peran dan kemampuan Janet Yellen ini tak diragukan lagi oleh Joe Biden.

Janet Yellen pun setidaknya telah mendapatkan dukungan luas, mulai dari moderat Partai Demokrat, Wall Street, dan pasar global yang juga diprediksikan akan menerima Janet Yellen. Begitu pula dengan, investor yang yakin pada kemampuan dan wawasan Janet Yellen yang luar biasa dalam menghadapi situasi ekonomi AS. Belum lagi penilaian dan pengakuan lain tentang kinerja Janet Yellen yang sangat handal pada masa pemerintahan Presiden Bill Clinton dan Presiden Barack Obama.

Kendati demikian, keputusan resmi mengenai Janet Yellen ini masih akan menunggu Januari 2021 mendatang. Apakah Senat AS akan menerima rekomendasi Presiden Joe Biden untuk menjadikan Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan wanita pertama di AS atau tidak ?

 

Nah, bagi Anda yang memiliki keterbatasan waktu untuk bisa mengumpulkan informasi mengenai kinerja terbaru perusahaan, kini Anda bisa memanfaatkan Cheat Sheet sebagai alternatif yang dapat membantu menghemat waktu Anda untuk mengecek kinerja perusahaan yang saham nya Anda pegang. Yuk, dapatkan segera Cheat Sheet Q3 2020 di sini…

 

 

###

 

 

 

Tags : Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu | Janet Yellen Nominasi MenKeu

You may also like

1 Comment

  • heriyadi
    December 16, 2020 at 3:51 PM

    akhirnya nemu juga artikel tentang janet yellen yang lebih lengkap, disini saya baru tau klo perempuan berumur 74 thn ini juga sering menulis tentang makroekonomi. terimkasih Pak Rivan artikelnya sangat membantu saya

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!