Browsing tag: BBTN

Program Tapera Akan Diterapkan, Bagaimana Dampaknya terhadap Emiten tertentu ?


Baru-baru ini pemerintah mengumumkan bahwa program Tapera akan diterapkan, guna melengkapi dan mendukung Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Tidak hanya itu saja, program Tapera ini juga akan diperluas jaringan kepesertaannya. Rencana pemerintah tersebut memang mendapatkan respon yang cukup positif dari sebagian kalangan. Lantaran dinilai akan memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan industri properti, dan juga

OJK Berlakukan Restrukturisasi Kredit, Bagaimana Dampaknya terhadap Emiten Perbankan ?


Industri keuangan saat ini, tengah melakukan penyesuaian terhadap kebijakan restrukturisasi kredit yang diterapkan pada perbankan dan lembaga non-bank. Kebijakan tersebut menyusul keputusan OJK yang memberi kelonggaran dan relaksasi kredit di tengah pandemi virus corona. Bagaimana dampaknya terhadap emiten di sektor perbankan ?   OJK Berlakukan Restrukturisasi Kredit di Tengah Pandemi Virus Corona Belum lama ini

Jokowi Mengucurkan Stimulus Rp 405 triliun untuk mengatasi pandemi Corona, Bagaimana Dampak ke Depannya?


Sejak awal Maret 2020, pandemi virus Corona terus mengalami penyebaran luas hingga ke sejumlah wilayah di Indonesia. Di mana hingga saat ini, Jakarta masih menjadi kota dengan pasien positif virus corona terbanyak lebih dari 300 kasus, menyusul kemudian di beberapa kota besar lainnya. Pemerintah pun mengupayakan berbagai cara untuk menangani situasi ini, salah satunya melalui

Tunda Lakukan Spin Off Unit Usaha Syariah, Apakah Akan Berpengaruh Negatif pada Kinerja BBTN?


Dalam beberapa waktu terakhir ini, bank umum konvensional terus melakukan persiapan untuk bisa melepaskan unit usaha syariah (UUS) nya dari induk usaha. Sehingga nantinya unit usaha syariah tersebut bisa menjadi perusahaan yang berdiri sendiri / spin off. Nampaknya kondisi tersebut juga tengah diupayakan oleh BBTN, yang memiliki rencana melepaskan Unit Usaha Syariah nya yakni BTN

Pertumbuhan Ekonomi yang Stagnan

Di Balik Lesunya Daya Beli Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi yang Stagnan


Beberapa minggu lalu, tepat nya tanggal 8 Agustus 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 sebesar 5.01%. Pencapaian tersebut sama persis dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017, namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2016 yang mencapai 5.18%. Meskipun tidak jelek-jelek amat, namun angka 5.01% bisa dibilang cukup

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami