Browsing tag: BBNI

Royke Tumilaar Jadi Direktur Utama BBNI, Seperti Apa Prospeknya terhadap BBNI ?


Setelah melalui penyelenggaraan RUPSLB, akhirnya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi mengangkat Direktur Utama yang baru. Sosok tersebut ialah Royke Tumilaar, yang sah menggantikan posisi Herry Sidharta. Bersamaan dengan itu, juga ada sejumlah direksi BBNI yang posisinya digantikan oleh bankir BMRI. Tak pelak aksi pergantian tersebut, menjadi perombakan besar-besaran bagi BBNI. Lantas apa saja

Bank Konvensional

Bank Konvensional vs Bank Daerah, Mana yang Lebih Menarik untuk di Invest?


Perbankan merupakan salah satu sub-sektor di bawah sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, selain 8 sektor utama dan puluhan sub-sektor lainnya. Saham-saham sektor perbankan sendiri cukup dikenal karena merupakan perusahaan yang familiar digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Tetapi, ada dua jenis perbankan yang tercatat di BEI, yakni; perbankan konvensional dan perbankan daerah.

Mana Saham Emiten Perbankan yang Paling Oke ?


#BedahEmiten – Value Investing Halo Rekan Investor! Pasti banyak di antara kita yang masih bingung saat memilih Saham Emiten Perbankan, mana yang lebih unggul di antara saham-saham emiten Perbankan lainnya. So, langsung saja saksikan video bedah emiten kali ini sampai habis. Agar kamu tidak lagi bingung dalam memilih Saham Emiten Perbankan mana yang paling oke !!

Harga Saham Terkoreksi Lebih Dari 60%, Bagaimanakah Prospek Bisnis BBNI Ke Depan ?


Pada tahun 2018 yang lalu, harga saham BBNI ini sempat menyentuh level tertingginya di 10100,-an. Sedangkan per artikel ini ditulis pada pertengahan Mei 2020, harga saham BBNI bergerak di kisaran 3700,-an. Artinya sepanjang 2 tahun terakhir ini, kinerja BBNI telah mengalami koreksi lebih dari 60% dari harga saham tertingginya. Bahkan per Maret 2020 kemarin, harga

Jokowi Mengucurkan Stimulus Rp 405 triliun untuk mengatasi pandemi Corona, Bagaimana Dampak ke Depannya?


Sejak awal Maret 2020, pandemi virus Corona terus mengalami penyebaran luas hingga ke sejumlah wilayah di Indonesia. Di mana hingga saat ini, Jakarta masih menjadi kota dengan pasien positif virus corona terbanyak lebih dari 300 kasus, menyusul kemudian di beberapa kota besar lainnya. Pemerintah pun mengupayakan berbagai cara untuk menangani situasi ini, salah satunya melalui

Penerapan PSAK 71 Diprediksi Menekan Laba Perbankan, Time to Sell or Time to Buy ?


Sejak tahun 2017, rencana penerapan standar akuntansi baru yakni standar akuntansi keuangan PSAK 71 sudah mencuat ke publik. Hal itu, membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator meminta seluruh perwakilan perbankan konvensional untuk melakukan persiapan action plan sejak Oktober 2017. Rencananya, sistem PSAK 71 ini akan siap diterapkan untuk pertama kalinya pada Januari 2020 mendatang.

Net Interest Margin BNI

Net Interest Margin BBNI Tertekan, Bagaimana Prospek Ke Depannya ?


Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI 7DRRR sebesar 150 basis poin menjadi 5.75%, ternyata memberikan dampak terhadap menurunnya Net Interest Margin (NIM) sejumlah Perbankan, termasuk BBNI. Di tahun 2017 sendiri Net Interest Margin BBNI masih berada di kisaran di 5.5%. Namun pada Kuartal III-2018, Net Interest Margin BBNI mengalami penurunan sekitar 21 basis

Free Float IDX

Rencana Penerapan Free Float IDX, Bagaimana Dampaknya Pada Saham Indeks LQ45 dan IDX30 ?


Baru-baru ini kita mendengar berita yang membahas bahwa dalam waktu dekat ini, BEI mengeluarkan aturan mengenai batas minimum jumlah saham yang beredar di publik, atau yang disebut dengan Free Float. Rencana nya penerapan Free Float IDX ini akan ditambahkan pada pembobotan indeks. Penerapan Free Float mulai diimplementasikan pada Februari 2019 mendatang. Nantinya Free Float ini akan menjadi

Harga Saham Murah

Bagaimana Mengetahui Harga Saham Sudah Murah ?


Periode bearish IHSG yang terjadi selama 3 – 4 bulan kemarin ini, membuat sebagian besar harga saham mengalami penurunan harga. Bahkan banyak yang penurunannya di atas penurunan IHSG itu sendiri. Dan tidak sedikit pula harga saham yang turun hingga ke posisi terendah dalam 5 tahun terakhir (the lowest in five years). Penurunan harga saham ini

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami