Browsing category Analisa Saham

kebijakan B20 kelapa sawit

Bullish Karena Kebijakan B20, Apakah Kenaikan Harga Saham Emiten Cpo Hanya Bersifat Sementara?


Kuartal III 2018 ini menjadi periode pengharapan bagi Emiten CPO. Di mana setelah kurang lebih 4 tahun terakhir sejak pertengahan 2014 mengalami periode bearish yang sangat panjang. Dalam kurun waktu tiga bulan (Juli – September) terakhir di tahun 2018 ini, harga saham rata-rata emiten CPO kembali menunjukkan trend bullish dimana terdapat kebijakan B20 kelapa sawit. Sebagai

Pabrik Ammonia ESSA

Pabrik Amonia Mulai Beroperasi, Apakah ESSA Layak untuk Investasi ?


Dalam 3 tahun terakhir, ESSA mengeluarkan sejumlah investasi untuk membangun pabrik Ammonia. ESSA membangun pabrik Ammonia untuk melakukan diversifikasi usaha, yang tadinya terdiri dari dua lini usaha yaitu LPG dan Kondensat. Dan saat ini, Pabrik Ammonia sudah beroperasi secara komersial di akhir Maret 2018. Beroperasinya pabrik Ammonia ESSA ini, memunculkan ekspektasi bahwa lini bisnis Ammonia

Sektor Konstruksi

Kontrak Baru Tidak Tercapai, Sektor Konstruksi Mulai Memasuki Sunset Period ?


Setelah sempat memasuki fase bullish pada awal 2018, sepanjang tahun 2018 ini harga saham di sektor konstruksi kini rata-rata kembali memasuki trend bearish. Tak terkecuali empat perusahaan sektor konstruksi terbesar di Indonesia : WSKT, WIKA, ADHI, dan PTPP. Sebagai gambaran, sepanjang tahun 2018 harga saham WSKT yang sempat berada pada harga Rp 3,100 an, saat ini

Analisa Saham RIGS

PER 3.1x dan PBV 0.3x, Apakah RIGS Layak Dianggap Undervalue?


Dalam 1 – 2 bulan terakhir, harga saham RIGS meningkat cukup signifikan dari 160-an hingga mencapai titik tertinggi di 470-an. Sebelum terkoreksi kembali menjadi 340-an ketika artikel Analisa Saham RIGS ini ditulis. Dalam Laporan Keuangan Kuartal II 2018 RIGS juga mencatatkan laba bersih sebesar US 1.2 juta, berbanding dengan rugi bersih USD 2.8 juta yang

Analisa Saham AUTO

Tertekan Kenaikan Bahan Baku, Apakah AUTO Bisa Bangkit Ke Depan?


Sebelum membahas mengenai Analisa Saham AUTO mari kita simak terlebih dahulu hirarki perusahaan Grup Astra ini. Astra Internasional (ASII) sebagai salah satu perusahaan konglomerasi terbesar di Indonesia. Memiliki beberapa entitas anak usaha yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Seperti PT Astra Agro Lestari (AALI), PT United Tractors (UNTR), PT Astra Autoparts (AUTO), PT AstraGraphia (ASGR), dan

analisa saham MAIN

Harga Saham Sempat Terpuruk di Harga 700 an, Mampukah MAIN Bangkit Kembali ?


Sebelum masuk ke pembahasan mengenai analisa saham MAIN. Sebenarnya penulis dalam artikel beberapa minggu lalu, sempat membahas mengenai momentum kebangkitan sektor Poultry di tahun 2018 ini setelah sempat terpuruk pada tahun 2017 lalu. Kalau Anda belum sempat baca artikel nya, Anda bisa baca kembali di sini. Dalam artikel tersebut, kita membahas bahwa tahun 2017 merupakan

prospek sektor poultry

Momentum Kebangkitan Sektor Poultry di tahun 2018


Sebelum membahas prospek sektor poultry di tahun 2018 mari kita lihat fakta di tahun sebelumnya. Tahun 2017 merupakan tahun yang berat dan menantang bagi sektor Poultry (Perunggasan). Padahal, setahun sebelumnya (2016) industri poultry merupakan salah satu sektor yang bullish selain sektor batubara. DI Bursa Efek Indonesia sendiri, saat ini ada sekitar 4 emiten yang bergerak

buyback saham MIKA

Buyback Shares MIKA : Apakah Meningkatkan Nilai Bagi Pemegang Saham?


Belakangan ini cukup banyak perusahaan yang melakukan pembelian saham kembali, atau yang biasa disebut dengan buyback shares. Setidaknya hingga saat ini ada 20 emiten yang sedang melakukan buyback shares, di antaranya adalah HRUM, KKGI, BNGA, SSIA, MDLN, WSBP, BJTM, dan juga masih ada beberapa emiten lainnya. Namun di antara emiten-emiten yang saat ini sedang melakukan

Prospek Sektor Perkapalan

Harga Minyak Menembus $ 60, Bagaimana Prospek Sektor Perkapalan di tahun 2018?


Selain sektor property, konstruksi, dan perkebunan, ada satu sektor lagi yang bisa dikatakan cenderung ketinggalan kereta selama tahun 2017 kemarin. Sektor tersebut adalah emiten di sektor perkapalan. Beberapa tahun belakangan ini memang merupakan tahun yang berat bagi emiten sektor perkapalan. Mulai dari harga komoditas yang terus menerus turun (sebelum kembali merangkak naik di tahun 2017),

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami