Browsing category Analisa Makro

Dampak Bea Cukai CPO

Perkembangan Bea Cukai CPO ke India, dan Apa Dampaknya Bagi Emiten CPO ?


Indonesia merupakan negara produsen dan eksportir terbesar CPO di dunia. Sayangnya, ekspor CPO Indonesia dalam 2 tahun terakhir ini cukup tertekan karena dampak Bea Cukai CPO. Terutama sejak bea masuk CPO dan produk turunannya dinaikkan oleh India hingga 3x. Tak pelak hal itu menimbulkan dampak negatif bagi sejumlah emiten di sektor CPO… Lantas, kira-kira bagaimana perkembangannya

Prospek dan Kinerja PBID

Bagaimana Dampak Pengenaan Cukai Plastik Terhadap Prospek dan Kinerja PBID ?


Larangan penggunaan kantong plastik banyak menuai pro dan kontra di masyarakat. Hal ini cukup membuat sejumlah pelaku pasar khawatir. Terlebih bagi investor yang sedang berinvestasi di emiten di sub sektor plastik dan kemasan. Pelarangan penggunaan kantung plastik ini dikhawatirkan akan berdampak terhadap kinerja emiten produsen plastik. Salah satu emiten yang dikhawatirkan akan terkena dampak dari

resesi Italia resesi Jepang

Italia dan Jepang Jatuh ke Dalam Resesi, Bagaimana Prospek Ke Depan ?


Belakangan ini kita banyak mendengar berita mengenai resesi Italia dan resesi Jepang.. Banyak investor yang kemudian khawatir bahwa resesi Italia dan resesi Jepang ini akan mempengaruhi IHSG ke depannya.. Hal ini tidak terlepas dari pelemahan perekonomian global yang cukup menorehkan sejumlah dampak bagi sejumlah negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Seperti yang sudah kita

Rupiah Menguat ke 14.000

Rupiah Menguat ke Rp 14.000,-an, Apakah Hanya Bersifat Sementara ?


Pasca terdepresiasi di sepanjang tahun 2018, kini otot Rupiah kembali mengalami penguatan sejak awal tahun. Kini dengan Rupiah Menguat ke 14.000, bagaimana proyeksi ke depan ? Setelah sebelumnya Rupiah sempat menyentuh level tertingginya di Rp 15.200,-an per USD pada Oktober 2018, Rupiah diprediksi semakin cemerlang di tahun 2019 ini. Kira-kira apakah dengan Rupiah Menguat ke

Resesi AS di 2019

Prediksi Resesi AS di 2019, Bagaimana Dampaknya Terhadap Indonesia ?


Amerika Serikat (AS) merupakan penggerak ekonomi terbesar di dunia dengan pertumbuhan GDP yang stabil. Selain itu menjelang akhir tahun 2018 kemarin, data perekonomian AS juga mulai menunjukkan perbaikan yang positif. Meskipun data perekonomian AS menunjukan perbaikan positif, namun yang menarik perhatian Penulis adalah munculnya issue resesi AS di 2019. Sejumlah pengamat memprediksikan bahwa AS akan

Rupiah Tembus 15.000

Rupiah Hampir Tembus 15,000, Pertanda Krisis bagi Indonesia ?


Saat ini kita dihadapkan dengan issue tentang Rupiah Tembus 15.000, dalam artikel ini kita akan membahas jauh lebih dalam.. Untuk kesekian kalinya di tahun 2018 ini, IHSG berfluktuasi cukup tinggi. Dalam 1 minggu perdagangan terakhir, IHSG kembali harus terkoreksi dari 6,065 menjadi 5,683 an atau terkoreksi sekitar 6.3%. Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG terkoreksi 3.2% dalam

Pengaruh RP Terhadap IHSG

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke 13,700, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap IHSG?


Memasuki bulan Maret 2018, pasar saham terasa lebih berat dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Sejumlah faktor turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Salah satunya adalah kebijakan moneter The Fed yang berencana menaikkan kembali suku bunga nya di tahun 2018 ini. Terkait hal tersebut, baru-baru ini kita sempat membahas mengenai dampak kenaikan The Fed terhadap IHSG. Jika Anda belum sempat

Gejala Krisis 10 tahunan

IHSG Drop 1.69%, Apakah Pertanda Awal Krisis 10 tahunan?


Kemarin, email Penulis kembali kebanjiran pertanyaan yang menanyakan bahwa di awal Februari 2018 ini IHSG cukup tertekan, apalagi kemarin IHSG drop 1.69% (bahkan sempat anjlok sampai 2.5%)… Apakah ini tanda-tanda bahwa IHSG akan mengalami krisis? Penulis akan coba membahas nya saja dalam artikel ini, agar lebih banyak orang yang bisa lebih memahami. Sebelumnya, Penulis juga

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami