Browsing category Analisa Makro

Nilai Tukar Rupiah Melemah ke 13,700, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap IHSG?


Memasuki bulan Maret 2018, pasar saham terasa lebih berat dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Sejumlah faktor turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Salah satunya adalah kebijakan moneter The Fed yang berencana menaikkan kembali suku bunga nya di tahun 2018 ini. Terkait hal tersebut, baru-baru ini kita sempat membahas mengenai dampak kenaikan The Fed terhadap IHSG. Jika Anda belum sempat

IHSG Drop 1.69%, Apakah Pertanda Awal Krisis 10 tahunan?


Kemarin, email Penulis kembali kebanjiran pertanyaan yang menanyakan bahwa di awal Februari 2018 ini IHSG cukup tertekan, apalagi kemarin IHSG drop 1.69% (bahkan sempat anjlok sampai 2.5%)… Apakah ini tanda-tanda bahwa IHSG akan mengalami krisis? Penulis akan coba membahas nya saja dalam artikel ini, agar lebih banyak orang yang bisa lebih memahami. Sebelumnya, Penulis juga

Di Balik Lesunya Daya Beli Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi yang Stagnan


Beberapa minggu lalu, tepat nya tanggal 8 Agustus 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 sebesar 5.01%. Pencapaian tersebut sama persis dengan pencapaian pertumbuhan ekonomi kuartal I 2017, namun lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2016 yang mencapai 5.18%. Meskipun tidak jelek-jelek amat, namun angka 5.01% bisa dibilang cukup

Review Kinerja Sektor Properti Semester I 2017


Semenjak pertumbuhan harga properti mencapai puncaknya di akhir tahun 2013, pemerintah mengetatkan regulasi Loan To Value (LTV) sehingga para spekulan yang tadinya berani untuk membeli property pada harga berapapun (sehingga muncul idiom beli property pasti untung), sekarang ini tidak bisa lagi berspekulasi dengan adanya pengetatan regulasi Loan To Value (LTV) tadi. Hal tersebut merupakan salah

Pertumbuhan Ekonomi 2017 dan Peranan Industri Manufaktur


Pada beberapa artikel yang lalu, kita pernah membahas sekilas mengenai indikator makro ekonomi apa saja yang perlu diperhatikan seorang investor, salah satu yang terpenting adalah Pertumbuhan Ekonomi. Kita juga sudah pernah membahas mengenai apa itu Pertumbuhan Ekonomi, serta faktor apa yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Jika Anda belum membaca nya, Anda dapat membaca kembali artikel nya

Bagaimana Investment Grade Bisa Mempengaruhi IHSG


  Hari Jumat (19/5) kemarin, seperti yang Anda semua mungkin sudah lihat sendiri, IHSG terbang 2.59% ke level 5,791 membuat IHSG untuk kesekian kalinya mencetak new record di tahun 2017 ini.. Dan mungkin Anda sudah tau penyebabnya. Ya rating investment grade yang dikeluarkan oleh S&P (Standard & Poor’s) setelah sekian lama tak kunjung diberikan, akhirnya resmi diberikan juga

Apa Dampak dari Rebalancing MSCI Index?


Kemarin mungkin Anda mendengar istilah baru baik dari berita, atau dari grup saham, atau informasi dari sekuritas Anda. Istilah tersebut adalah MSCI Index, di mana diberitakan bahwa MSCI Index baru saja melakukan rebalancing portfolio. Jadi apa itu MSCI Index? Okay kita langsung saja..   MSCI itu sendiri kepanjangan dari Morgan Stanley Capital International. Jadi sesuai

Indikator Ekonomi yang Perlu Diperhatikan Investor


Sebagai seorang Value Investor, kita tidak hanya perlu untuk mengetahui kondisi perusahaan yang bersangkutan, namun kita perlu memahami kondisi makroekonomi Indonesia. Dengan mengetahui kondisi makroekonomi Indonesia akan memberikan pandangan secara “helicopter view” dan memberikan kita “signal” dalam berinvestasi. Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi perekonomian negara kita ini. Namun, saya mencoba untuk memilihkan beberapa indikator yang

Benarkah Posisi IHSG Sudah Terlalu Tinggi?


Kenaikan IHSG di ke titik tertinggi sepanjang sejarah di level 5726 pada bulan April 2017 kemarin mengundang sejumlah optimisme namun juga kekhawatiran di saat yang bersamaan. Banyak investor mengkhawatirkan bahwa IHSG sekarang sudah terlalu tinggi dan berpotensi untuk bubble (baca : IHSG rontok). Well, mungkin Anda perlu mengetahui terlebih yang namanya Economic Business Cycle, seperti pada

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Saya adalah seorang Value Investor. Saya memulai investasi sejak tahun 2008 ketika saya berumur 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, saya berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Saat ini, saya memberikan jasa konsultasi kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko.

Like Us On Facebook

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami