Petinggi UNVR Mengundurkan Diri, Strategi Bisnis UNVR ?

Petinggi UNVR Mengundurkan Diri, Strategi Bisnis UNVR ?


Terbaru ini, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang merupakan perusahaan paling terdepan dalam kategori Fast Moving Consumer Goods di Indonesia. Telah mengumumkan rencana pergantian sejumlah petinggi UNVR, pasca manajemen UNVR mendapatkan surat permohonan pengunduran diri dari tiga orang yang memegang jabatan penting. Tak butuh waktu lama untuk membiarkan posisi pentingnya kosong, UNVR pun tengah mempersiapkan pengangkatan anggota petinggi baru untuk memimpin UNVR. Lantas, siapa saja yang akan mengisi posisi terpenting di UNVR ? Dan bagaimana prediksi bisnis UNVR ke depannya di tangan orang-orang baru tersebut ?

 

Kronologi Petinggi UNVR Mengundurkan Diri

Dalam beberapa bulan terakhir, kita sudah dua kali mendengar UNVR mengumumkan informasi pengunduran diri sejumlah petingginya. Orang-orang tersebut adalah berikut ini…

Pada 28 Agustus 2020, untuk pertama kalinya UNVR menerima surat permohonan pengunduran diri Sancoyo Antarikso dari jabatannya sebagai Direktur dan Sekretaris Perseroan. Pengunduran diri itu pun berlaku efektif terhitung dari 30 September 2020. Adapun alasan pengunduran diri Sancoyo, lantaran ia telah memasuki usia pensiun. Di mana Sancoyo, telah ±30 tahun berkiprah di UNVR.

Source: www.idx.co.id/StaticData/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202008.pdf

 

Selang sebulan setelah itu, UNVR kembali mengumumkan pengunduran diri dua orang petinggi lainnya. Tepat pada 1 Oktober 2020 kemarin, manajemen UNVR telah menerima permohonan pengunduran diri dari presiden komisaris dan presiden direktur, yang akan berlaku secara efektif terhitung mulai 30 November 2020 mendatang. Di mana pada saat ini (per artikel ditulis 14 Oktober 2020), posisi presiden komisaris masih diduduki oleh Maurits Daniel Rudolf Lalisang. Demikian pula, posisi presiden direktur yang juga masih diduduki oleh Hemant Bakshi…

Source: https://www.idx.co.id/StaticData/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202010.pdf

 

Adapun alasan pengunduran diri tersebut adalah : pertama, pengunduran Maurits Lalisang dari jabatannya sebagai presiden komisaris, lebih dikarenakan oleh alasan pribadi. Kedua, pengunduran Hemant Bakshi dari jabatannya selaku presiden direktur adalah karena ia akan memimpin salah satu divisi global di Unilever, dengan ruang lingkup supervisi, termasuk juga dengan Indonesia. Berkaitan dengan pengunduran Hemant Bakshi tersebut, sebenarnya Hemant Bakshi ini juga tengah diusulkan oleh manajemen UNVR untuk di angkat menjadi presiden komisaris menggantikan Maurits Lalisang.

Dan di saat yang sama, UNVR melalui keterbukaan informasi juga telah mengumumkan pengangkatan sekretaris perseoran yang baru dan efektif mulai pada tanggal 1 Oktober 2020, yakni Reski Damayanti yang menggantikan posisi Sancoyo Antarikso.

Source: https://www.idx.co.id/StaticData/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202010.pdf

 

UNVR juga dalam waktu dekat ini, berencana menyelenggarakan RUPS. Di mana salah satu agendanya adalah mengangkat nama-nama baru untuk segera mengisi kekosongan posisi dijajaran petinggi UNVR tersebut. Beberapa nama yang akan diusulkan oleh UNVR dalam RUPS, di antaranya adalah Hemant Bakshi yang akan menggantikan Maurits Lalisang, Ira Noviarti yang akan menggantikan Hemant Bakshi. Dan termasuk Reski Damayanti, yang akan disahkan melalui RUPS mendatang. Di bawah ini adalah pengumuman RUPS yang diterbitkan oleh UNVR…

Source: https://www.idx.co.id/StaticData/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202010.pdf

 

Bagaimana Kiprah pengganti Petinggi UNVR ?

Nah, sejumlah nama di atas tentu wajar kita pertanyakan, bagaimana sih dengan perjalanan kiprah para pengganti petinggi UNVR tersebut ? Untuk itu kita akan membahasnya satu per satu…

Hemant Bakshi sendiri telah menduduki posisi presiden direktur Unilever Indonesia selama dua periode yakni sepanjang tahun 2014 – 2017, dan sepanjang 2017 – 2020. Tak hanya itu, dari sisi pengalaman pun, Hemant Bakshi ini memang sudah malang melintang di jaringan bisnis Unilever Group. Tercatat sejak tahun 2008, Hemant Bakshi pernah menjabat sebagai Direktur Customer Development Hindustan Unilever Limited. Selanjutnya mulai tahun 2012, Hemant Bakshi pernah menjabat sebagai direktur eksekutif untuk homer and personal care business, Hindustan Unilever Limited.

Selama Hemant menjabat, ia telah berhasil menorehkan sejumlah pencapaian cemerlang bagi perkembangan bisnis UNVR. Mulai dari kesuksesan Hemant memperkuat posisi Unilever indonesia sebagai market leader dalam industri FMCG Nusantara. Bahkan Hemant mampu menjadikan Unilever Indonesia tahan berdaya saing di masa depan (melalui konsep ‘purposed-led & future-fit business’). Tak hanya itu saja, Hemant juga berhasil menerapkan transformasi digital di seluruh lini operasional, melakukan terobosan dan inovasi pada merek-merek Unilever Indonesia. Oleh karena itu, kemampuannya pun telah di akui secara nasional maupun internasional.

Source : Laporan Tahunan UNVR 2019

 

Sementara Ira Noviarti, mulai menjabat sebagai direktur personal care di Unilever Indonesia sejak tahun 2017. Terlepas dari posisi terakhirnya, Ira juga sudah cukup lama berkiprah di Unilever Group. Tercatat pada tahun 2010 – 2015, Ira pernah menjabat sebagai Direktur Ice Cream dan Consumer Market Insight. Selanjutnya mulai tahun 2015 – 2017, Ira menjabat sebagai Managing Director untuk Unilever Foods Solutions South East Asia. Dan dari tahun 2017 – hingga saat ini, Ira menjabat sebagai Direktur untuk Beauty and Personal Care.

Tak hanya itu saja, Ira juga membawahi komite khusus penanganan pandemi Covid-19 melalui berbagai program donasi dan inisiatif #UnileverUntukIndonesia. Bahkan, Ira juga memimpin komite keberagaman dan inklusi perusahaan yang berfokus pada peningkatan keterwakilan perempuan. Untuk menciptakan kesetaraan gender, kesempatan, dan akses untuk penyandang disabilitas, serta lain sebagainya.

Source : Laporan Tahunan UNVR 2019

 

Adapun untuk Reski Damayanti, mulai bergabung ke UNVR sejak tahun 2016 sebagai penasihat senior. Kemudian Reski juga menjabat sebagai General Legal Counsel dan Sekretaris UNVR. Dan selepas, Sancoyo Antarikso mengundurkan diri, Reski pun diusulkan manajemen UNVR untuk di angkat menjadi Sekretaris Unilever Indonesia terhitung sejak 1 Oktober 2020, mengacu pada Surat Keputusan Sirkuler Direksi per tanggal 3 September 2020. Dan sebelum itu, Reski sendiri memang sudah berpengalaman sebagai penasihat senior internal di sejumlah perusahaan multinasional.

Source : https://www.unilever.co.id/en/investor-relations/corporate-governance-manual/corporate-secretary/profil.html

 

Apakah ada Nama Baru lainnya di UNVR ?

Menariknya… jauh sebelum adanya permohonan pengunduran diri para petinggi UNVR itu. UNVR juga telah menetapkan satu nama baru, yang ditempatkan ke dalam jajaran komisaris perseroan. Nah siapakah dia ?

Tepat pada 24 Juli 2020, UNVR telah menetapkan Ignasius Jonan sebagai komisaris perseroan yang baru. Pengangkatan Ignasius Jonan tersebut, sudah menambah panjang daftar nama jajaran komisaris di UNVR. Berikut ini adalah gambarannya, pasca pelaksanaan RUPS…

Dewan Komisaris

(Sebelum RUPS)

Dewan Komisaris

(Setelah RUPS)

Erry Firmansyah

Erry Firmansyah

Hikmahanto Juwana

Hikmahanto Juwana

Alexander Rusli

Alexander Rusli

Debora Herawati Sadrach

Debora Herawati Sadrach

Ignasius Jonan

Ringkasan Risalah RUPS UNVR. Source: https://www.idx.co.id/StaticData/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202007.pdf

 

Penetapan Ignasius Jonan ini, sempat ramai diperbincangkan. Mengingat latar belakang dan pengalaman Ignasius yang tak main-main. Jika dilihat dari sisi karir, Ignasius Jonan ini hampir tidak pernah absen untuk memangku jabatan-jabatan utama. Sebut saja contohnya, ia pernah mendapatkan jabatan utama di Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Bahkan ia pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan sepanjang tahun 2014 – 2016, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sepanjang  tahun 2016 – 2019. Dan apabila, dilihat lebih jauh berdasarkan background yang dimiliki, Ignasius Jonan ini sebenarnya adalah seorang praktisi manajemen dan keuangan. Sehingga tidak mengherankan lagi, jika dirinya selalu mendapatkan posisi penting dan diandalkan.

Source : https://www.idxchannel.com/punya-pengalaman-segudang-jonan-resmi-jadi-komisaris-unilever

 

Kesimpulan

Kembali lagi pada pertanyaan di atas, bagaimana prediksi bisnis UNVR ke depannya di tangan orang-orang baru tersebut ? Dan apakah ini strategi UNVR ?

Berkaca dari backgorund sejumlah nama yang telah dipilih oleh UNVR tersebut, nampaknya bukanlah tanpa suatu alasan, mengapa UNVR mengusulkan dan menetapkan nama-nama di atas untuk menjadi bagian di UNVR. Apalagi UNVR sebagai salah satu perusahaan yang memiliki track record kinerja pencatatan laba yang cukup stabil dan cenderung mengalami peningkatan dari tahun 2011 hingga tahun 2019. Pembahasan mengenai UNVR ini juga sudah pernah dibahas dalam artikel terpisah lainnya…

[Baca lagi : UNVR akan Melakukan Stock Split, Apakah Saat yang Tepat untuk Membeli ?]

 

 

Pengusulan itu secara tidak langsung, sudah menjadi strategi terbaik UNVR untuk terus mempertahankan track record nya yang baik itu. Dengan UNVR memastikan kemampuan kandidat yang akan menduduki jajaran petinggi UNVR, tentu UNVR akan semakin optimis dalam berkembang. Dan UNVR juga menjadi lebih mudah dalam memahami pertumbuhan pasar nasional, didukung dengan kompetensi masing-masing kandidat yang sesuai bidangnya, seperti halnya Hemant Bakshi dan Ira Noviarti yang memang tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya dalam gurita bisnis UNVR. Kemudian di tambah dengan keberadaan Reski Damayanti, yang juga dinilai kompeten untuk menggantikan Sancoyo Antarikso. Termasuk juga dengan keberadaan Ignasius Jonan yang hampir tidak pernah absen untuk memangku jabatan-jabatan utama.

Berbekal kandidat yang kompeten, tentu akan semakin memperkuat citra GCG yang baik pula. Terlebih lagi pengusulan nama-nama di atas, bukanlah dari eksternal perusahaan, melainkan masih dari internal perusahaan yang sudah malang melintang di jaringan bisnis Unilever Group. Dari itu, bukan tidak mungkin ke depannya Unilever Indonesia akan terus bertahan, terutama di tengah situasi yang penuh tantangan seperti sekarang ini. Dan tentunya bisa mengarahkan Unilever Indonesia, supaya bertumbuh semakin kuat dan berdampak postif bagi kelangsungan bisnis perusahaan.

Nah, gimana pendapat kalian dengan strategi UNVR ?

Mau, data kinerja UNVR ? Atau kinerja perusahaan tercatat lainnya di BEI, bisa melalui Cheat Sheet di bawah ini…

Cheat Sheet Rivan Kurniawan

 

###

 

Info:

 

Tags : Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri | Petinggi UNVR Mengundurkan Diri

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami