5 trik disiplin berinvestasi

5 Trik Disiplin Berinvestasi Saham


Ketidakdisiplinan, seringkali menjadi kendala utama bagi yang baru menjalankan investasi. Padahal salah satu kunci keberhasilan dalam berinvestasi, adalah kedisiplinan yang rutin dilakukan secara berangsur-angsur. Namun, ternyata untuk menjadi seorang investor yang disiplin tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Lantas, kalau sedemikian sulitnya untuk disiplin bagaimana caranya agar bisa berinvestasi rutin di setiap bulannya ?

Berinvestasi adalah salah satu cara dari sekian banyak jalan untuk mencapai kebebasan keuangan. Maka, untuk memperoleh hasil yang optimal, Anda harus mampu berinvestasi secara rutin. Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat dipraktekkan agar Anda bisa berinvestasi dengan disiplin.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

 

Ketidakdisiplinan adalah salah satu kendala dalam berinvestasi Secara Rutin

Berinvestasi secara rutin terdengar seperti hal yang mudah. Padahal kenyataannya banyak orang yang gagal melakukannya. Seringkali Anda merasa sayang jika harus mengeluarkan uang untuk berinvestasi. Lebih baik uangnya digunakan untuk membeli barang-barang yang diinginkan. Padahal pengeluaran konsumtif hanya bertahan sementara dan biasanya tidak memberikan manfaat yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Sementara investasi merupakan pengeluaran produktif yang dapat menghasilkan keuntungan bagi Anda. Memang berinvestasi secara rutin bisa menjadi hal yang sulit jika Anda tidak berkomitmen untuk melakukannya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk dapat berinvestasi secara rutin setiap bulan :

 

#Analisis Keuangan Anda Saat Ini

Sebelum mulai berinvestasi, Anda perlu menganalisis keuangan saat ini terlebih dahulu. Investasi merupakan suatu hal yang penting, tetapi sebelum bisa berinvestasi ada beberapa tujuan keuangan yang harus Anda penuhi terlebih dahulu. Misalnya saja dana darurat dan asuransi. Dalam konsep perencanaan keuangan, dana darurat merupakan prioritas keuangan utama yang harus dipenuhi.

Jika belum memiliki dana darurat Anda tidak disarankan untuk berinvestasi. Dana ini sangat penting karena kepentingannya mendesak. Anda dapat terkena risiko kehidupan setiap hari, jika belum memiliki dana darurat Anda akan kesulitan ketika terjadi sesuatu yang di luar perkiraan. Setelah memiliki dana darurat kami menyarankan Anda untuk memenuhi kebutuhan asuransi terlebih dahulu.

Pada dasarnya dana darurat dan asuransi diharapkan melindungi Anda. Jika tidak memiliki dana darurat dan asuransi (dalam hal ini disebut juga perlindungan) Anda akan kesulitan jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan. Tidak ada gunanya Anda berinvestasi dan mendapatkan keuntungan di kemudian hari jika permasalahan hari ini saja tidak bisa diselesaikan bukan?

Setelah mengetahui kondisi keuangan Anda saat ini, cobalah menganalisis pengeluaran dan pemasukan Anda setiap bulan. Setelah memiliki data yang lengkap Anda dapat mengetahui berapa besaran dana yang mampu Anda investasikan setiap bulan. Sebaiknya Anda tidak memperhitungkan bonus-bonus yang didapatkan pada waktu yang tidak tentu. Cukup mendata pendapatan yang selalu didapatkan secara rutin karena tujuan Anda adalah berinvestasi setiap bulan. Kalaupun nantinya Anda mendapatkan bonus-bonus yang tidak terduga, Anda dapat membeli produk investasi tambahan di luar investasi rutin bulanan. Hal ini tidak akan menjadi masalah karena tidak ada salahnya berinvestasi lebih. Hanya saja Anda perlu tahu berapa dana yang benar-benar dapat Anda investasikan setiap bulan.

#Pilih Instrumen Investasi yang Sesuai dengan Kondisi Keuangan Anda

Ada begitu banyak instrumen investasi yang ditawarkan di pasar. Modal minimum yang disyaratkan pun berbeda-beda. Mulai dari nilai terkecil hingga terbesar dapat dibeli di berbagai tempat. Karena tujuan Anda adalah ingin berinvestasi secara rutin setiap bulan, maka cobalah menganalisis produk investasi melalui modal minimumnya terlebih dahulu. Setelah mengetahui berapa dana yang dapat Anda investasikan setiap bulannya, pilihlah investasi dengan modal minimum yang sesuai dengan modal bulanan Anda.

Pada umumnya syarat utama memilih investasi adalah pemilihan risiko yang sesuai dengan profil risiko Anda. Tetapi jika kita berpikir secara realistis,  maka sebenarnya tidak ada gunanya Anda menganalisis sebuah investasi dengan risiko yang sesuai kebutuhan Anda, tetapi modal minimumnya lebih besar dari dana yang dapat Anda investasikan. Sementara tujuan utama Anda adalah ingin berinvestasi secara rutin setiap bulan. Karena itu mulailah dengan menyeleksi produk-produk investasi yang modalnya sesuai dengan kemampuan investasi Anda saat ini.

Ada kemungkinan Anda akan kebingungan dengan banyaknya instrumen investasi di pasar. Dengan menyeleksinya berdasarkan modal minimum, Anda sudah menggunakan satu filter untuk menentukan produk investasi mana yang akan digunakan. Paling tidak pilihan produk sudah menyempit dan tidak terlalu membingungkan lagi.

 

#Pelajari Risiko Masing-Masing Instrumen Investasi

Untuk selanjutnya, Anda dapat memilih produk investasi mana yang sesuai kebutuhan Anda. Jika sebelumnya Anda menyaring instrumen investasi berdasarkan modal minimumnya, sekarang coba analisis produk-produk tersebut berdasarkan risiko. Setiap investasi pasti memiliki risikonya masing-masing. Pertimbangkanlah investasi mana dari daftar produk investasi tersebut yang memiliki risiko sesuai dengan pilihan Anda.

Pilihan instrumen investasi tentu akan semakin sempit lagi sehingga Anda dapat langsung memilih produk mana yang akan Anda gunakan untuk berinvestasi setiap bulan. Anda tidak harus memilih satu produk saja. Jika memang Anda dapat menyusun portofolio yang optimal dengan dana yang dimiliki, tidak ada salahnya memiliki beberapa produk investasi sekaligus. Dengan begitu investasi Anda akan terdiversifikasi sehingga risikonya diharapkan dapat terdistribusi.

 

#Patuhi Anggaran yang Telah Ditentukan

Setelah memilih produk investasi yang akan digunakan, Anda harus berkomitmen untuk berinvestasi secara rutin. Perhitungan serta pertimbangan yang sangat matang sekalipun tidak akan ada gunanya jika hanya menjadi teori. Anda harus benar-benar memprioritaskan investasi setiap bulannya. Ingat, jangan menyisihkan uang untuk berinvestasi. Investasi adalah prioritas, bukan pilihan terakhir dari ‚Äėsisa-sisa dana‚Äô yang Anda miliki setiap bulan.

Yakinlah bahwa hasil perhitungan dana yang dapat diinvestasikan memang sesuai dengan kesanggupan Anda. Setelah menentukan angka yang akan diinvestasikan setiap bulan, jangan berpikir dua kali untuk menginvestasikannya. Jika suatu saat Anda merasa tidak mampu berinvestasi sebesar yang telah ditentukan, berarti ada yang salah dengan pengeluaran Anda. Ada kemungkinan pada bulan tersebut kebetulan terjadi hal-hal tidak terduga yang membuat pengeluaran membengkak. Tetapi ada juga kemungkinan Anda sudah terjebak dalam perilaku pemborosan. Jika hal tersebut terjadi, segera evaluasi pengeluaran bulanan Anda dan perbaiki di bulan selanjutnya.

 

# Tinjau Kembali Portofolio Investasi Anda Secara Rutin

Sesekali Anda perlu meninjau kembali dana yang diinvestasikan setiap bulan. Jika penghasilan meningkat, kemungkinan besar Anda dapat meningkatkan jumlah dana yang diinvestasikan setiap bulan. Karena itu setiap mendapatkan peningkatan pendapatan, tinjau kembali berapa dana yang dapat Anda investasikan. Usahakan dana tersebut meningkat setiap tahunnya. Dengan begitu akan semakin mudah untuk mencapai kebebasan keuangan.

Selain meninjau jumlah dana yang dapat diinvestasikan, Anda juga perlu meninjau portofolio investasi Anda secara berkala. Kami tidak menyarankan Anda mendiamkan investasi tanpa pernah dipantau. Tetaplah meninjau kinerja investasi Anda secara berkala. Dengan begitu Anda dapat melakukan perbaikan jika ada produk tertentu yang tidak menghasilkan keuntungan optimal.

 

Dibutuhkan Komitmen Kedisiplinan untuk Berinvestasi Secara Rutin

Mengeluarkan uang untuk berinvestasi terkadang terasa seperti kehilangan uang. Hal ini wajar karena Anda tidak mendapatkan barang-barang konsumtif yang terlihat ‚Äėmenyenangkan‚Äô. Padahal hal ini tidak benar, Anda justru sedang memupuk uang agar dapat berkembang dan menghasilkan keuntungan. Sebenarnya investasi adalah produk yang jauh lebih menyenangkan daripada barang-barang konsumtif karena Anda bisa mendapatkan keuntungan tanpa harus bekerja. Ubahlah¬†mindset¬†Anda agar mengeluarkan uang untuk berinvestasi terasa seperti hal yang sangat menyenangkan. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan untuk berinvestasi secara rutin setiap bulan.

Selain dibutuhkan komitmen, apa saja yang dibutuhkan seseorang agar dia dapat berinvestasi secara rutin setiap bulannya ? 

 

Sumber Referensi:

  • Stacia E. H. Sitohang CFP¬ģ. 4 Februari 2017. Ini 5 Langkah Jitu Agar Berinvestasi Setiap Bulan.¬†https://www.finansialku.com/ini-5-langkah-jitu-agar-berinvestasi-setiap-bulan/

You may also like

2 Comments

  • sifa
    July 26, 2019 at 2:37 PM

    terimakasih untuk tipsnya Pak RK dan Finansial Ku.. sukses selalu

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate ¬Ľ
error: Content is protected !!