investasi saham bukanlah judi

Investasi Saham, Bukanlah Tindakan Berjudi


Investasi saham, bukanlah judi. Namun, tidak sedikit orang yang menganggap berinvestasi sama halnya dengan judi. Akibatnya, banyak orang enggan berinvestasi karena takut dianggap berjudi. Padahal, antara berinvestasi dan judi, ada perbedaan yang signifikan. Dan ini menjadi hal yang penting bagi kaum muda, yang akan melanjutkan dunia investasi Indonesia.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

 

Investasi Saham, Bukanlah Judi !

Kaum muda sebagai calon penerus bangsa yang akan melanjutkan dunia investasi di Indonesia, harus tahu betul perbedaan antara berinvestasi dengan judi. Karena, jika semua orang mempercayai bahwa investasi adalah sama dengan judi maka tidak akan ada orang yang berinvestasi di kemudian hari. Padahal investasi adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kebebasan keuangan di kemudian hari.

Tentu berbeda dengan judi, yang hanya akan membawa Anda ke jurang kerugian besar. Bahkan tanpa imbal hasil apapun.

Investasi sendiri akan lebih baik, jika dimulai sedini mungkin. Dan Anda patut mengetahui kebenaran mengenai dunia investasi, karena kalau Anda tidak mengetahuinya tentu Anda akan terus berpikiran negatif mengenai investasi. Alhasil Anda urung dan tidak kunjung memulai investasi.

Umumnya, di kalangan masyarakat awam banyak pertanyaan seperti berikut ini :

“Bukankah investasi sama saja dengan berjudi?”

 

Bahkan bisa jadi Anda pun mungkin pernah mempertanyakan hal itu pada diri Anda sendiri. Apalagi yang sudah lumrah terjadi di sekitar, seperti pada saat musim pertandingan bola. Biasanya ada segelintir orang yang melakukan judi bola. Lantas apa perbedaan judi bola dengan investasi saham ? Sebelum masuk ke perbedaannya, kita akan membahas persamaan yang sekilas membuat praktek investasi saham terlihat seperti judi. Salah satunya, karena adanya ketidakpastian dalam investasi, begitu pun dengan judi. Tentunya hal itu tidak sebanding dengan perbedaan yang dimiliki antara investasi saham dengan judi. Di mana investasi saham dan judi memang memiliki perbedaan yang sangat signifikan.

Dalam artikel lainnya pun, Penulis pernah menulis tentang banyaknya pandangan negatif terhadap sebuah investasi saham. Anda bisa membacanya kembali pada artikel berikut ini :

 

[Baca lagi : Saham itu Judi ?]

 

Nah, pada pembahasan selanjutnya Anda akan semakin mudah membedakan mana investasi saham, dan mana yang disebut judi. Sehingga Anda tidak lagi salah mengartikan makna dari keduanya. Investasi saham, bukanlah judi !

 

Persamaan Investasi dengan Judi

Investasi dan judi sama-sama memiliki unsur ‘pilihan’ dan ‘risiko’. Baik penjudi atau investor sama-sama harus mempertimbangkan sebesar apa risiko yang ingin ditanggungnya. Sama halnya, ketika memilih saham seorang investor akan menyesuaikan risiko investasi yang dipilih dengan profil risikonya masing-masing. Begitu pula halnya dengan penjudi. Setiap penjudi akan memilih perjudian dengan risiko yang ingin ditanggungnya.

Dalam investasi, seorang investor disarankan untuk mendiversifikasi modalnya pada beberapa saham yang berbeda. Atau minimal pada 10 perusahaan. Dengan begitu risiko kerugian akan tersebar. Jika salah satu investasi mengalami kerugian, investasi yang lain masih bisa menyokong keuangan investor tersebut. Hal ini disebut manajemen risiko dimana seorang investor diharapkan dapat meminimalisir risiko dalam investasinya.

Demikian pula dengan para penjudi, yang sebenarnya juga melakukan pertimbangan akan peluang keuntungan yang bisa didapatkannya dari sebuah permainan. Dengan pertimbangan peluang tersebut baru penjudi akan menentukan berapa besar modal yang akan disertakan dalam permainan judi tersebut. Nyatanya penjudi-penjudi kelas kakap umumnya sangat ahli dalam manajemen risiko. Lalu apa yang membedakan investasi dengan judi?

 

Inilah Perbedaannya, Investasi Saham bukanlah Judi !

Meski sekilas memiliki persamaan, namun Anda harus ingat bahwa ada perbedaan yang signifikan antara investasi saham dan perjudian. Adapun perbedaan tersebut seperti berikut ini :

 

#1 Ada Analisis Eksak

Dalam berinvestasi saham terdapat analisis fundamental dan analisis teknikal. Kedua jenis analisis ini memiliki fugnsi untuk bisa digunakan dalam memprediksi kondisi pasar modal di masa depan secara rasional. Data yang digunakan untuk menganalisis sebuah investasi saham adalah data historis dari kondisi pasar sebelumnya.

Tentu berbeda dengan perjudian, di mana biasanya keputusan penjudinya didasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan yang banyak mengandung asumsi. Asumsi tersebut mencakup emosi, tebak-tebakan dan lain sebagainya. Memang tidak menutup kemungkinan ada penjudi yang melakukan analisis untuk memenangkan permainan. Hanya saja biasanya analisis yang digunakan mengandung banyak asumsi yang kurang rasional.

 

#2 Ketersediaan Informasi

Seperti yang disebutkan pada poin pertama, para investor seperti dalam investasi saham biasanya menggunakan analisis fundamental, ataupun teknikal untuk memprediksi kondisi pasar ke depannya. Adapun data yang digunakan adalah data-data perusahaan yang terbuka untuk umum. Data tersebut mencakup data keuangan perusahaan, termasuk laba dan ruginya. Selain itu data yang digunakan juga mencakup siapa saja orang-orang di dalam tim perusahaan tersebut. Data tersebut tersedia tahunan, bulanan bahkan harian.

Sementara dalam berjudi, atau anggap saja main judi poker. Tidak mungkin Anda mengetahui apa yang dilakukan oleh lawan Anda hari ini, kemarin, data keuangannya, serta lain-lainnya. Sulit untuk mendapatkan data yang valid dalam perjudian.

 

#3 Ada Tindakan Preventif terhadap Kerugian

Dalam perjudian tidak ada kata rugi setengah, jika mengalami kerugian maka kamu akan rugi 100%. Tidak ada pembatas kerugian yang menghindarkanmu dari kerugian 100%. Mengapa? Karena dalam perjudian hanya ada menang atau kalah. Ketika Anda memutuskan untuk bermain dalam perjudian tersebut, seluruh uang yang disetorkan adalah 100% taruhannya.

Tentu sangat berbeda jauh dengan investasi saham, yang tidak ada menang atau kalah. Justru ketika Anda berinvestasi saham, Anda bisa membatasi kerugian. Misalnya dengan fitur stop-loss pada akun investasi saham, di mana Anda bisa membatasi kerugian dari fluktuasi harga saham. Tidak hanya itu, setelah Anda memutuskan untuk membeli sebuah saham pun Anda tetap bisa membatasi kerugian.

 

#4 Konsep Waktu

Investasi dan perjudian memiliki konsep waktu yang berbeda. Perjudian menggunakan konsep event. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menang atau kalah. Ada akhir periode tertentu (biasanya jangka pendek) dimana akan ditentukan apakah Anda menang atau kalah. Misalnya pada judi bola, periode perjudian tersebut ditentukan dalam sebuah event selama 2 x 45 menit pertandingan bola. Setelah jangka waktu yang relatif sangat singkat tersebut akan segera ditentukan apakah kamu menang atau kalah. Setelah periode tersebut berakhir, maka berakhir sudah peluang keuntungan yang bisa didapatkan.

Sedangkan, dalam berinvestasi saham tidak ada periode penentuan keuntungan yang begitu singkat. Jika pun ada batas waktu tertentu seperti pada obligasi atau deposito. Dan di akhir periode pun Anda tidak akan berhadapan dengan pilihan menang atau kalah. Selain itu, keuntungan lain yang didapat dari investasi saham, juga akan Anda terima setiap bulan atau setiap jangka waktu yang telah ditentukan. Dalam berinvestasi saham, Anda juga bisa memilih untuk tujuan jangka pendek atau jangka panjang.

Jika pun Anda memilih berinvetasi saham untuk jangka waktu yang sangat panjang. Dan Anda pun memenuhi kriteria kepemilikan saham tertentu, peluang keuntungan semakin terbuka di mana Anda bisa mendapatkan dividen secara berkala. Oleh karena itu, dalam investasi saham tidak ada keuntungan atas kemenangan atau kekalahan. Justru yang didapatkan adalah manfaat dan keuntungan yang berulang di kemudian hari.

 

Jangan Takut Berinvestasi

Berinvestasi saham berbeda dengan berjudi. Hanya saja tidak jarang juga orang yang menjadikan investasi sebagai ladang perjudian. Semua itu hanya tergantung bagaimana Anda memperlakukan investasi tersebut. Jika Anda melakukan praktek tebak-tebakan dalam ‘berinvestasi’, maka produk yang seharusnya untuk investasi pun dapat digunakan sebagai alat perjudian. Tetapi jika Anda mempraktekkan investasi yang sesungguhnya, maka Anda mengerjakan hal yang jauh dari perjudian.

 

Gimana sekarang, apakah Anda sudah mau untuk memulai investasi saham ?

 

Sumber Referensi:

  • Finansialku.com. 8 Maret 2017. Para Mahasiswa, Enggan berinvestasi karena Takut judi ? Ketahui Dulu Fakta-Fakta ini. https://www.finansialku.com/para-mahasiswa-enggan-berinvestasi-karena-takut-judi-ketahui-dulu-fakta-fakta-ini/
###

Info:

  • Monthly Investing Plan April 2019 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q4 2018 sudah terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • E-Book Quarter Outlook LK Q4 2018 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Jadwal Workshop :
    • Stockademy Value Investing bersama TICMI (Jakarta, 13 April 2019) dapat dilihat di sini.
    • Ultimate Value Investing (Bali, 27 – 28 April 2019) dapat dilihat di sini.
 Tags : Investasi Saham Bukanlah Judi | Investasi Saham Bukanlah Judi  | Investasi Saham Bukanlah Judi  | Investasi Saham Bukanlah Judi | Investasi Saham Bukanlah Judi | Investasi Saham Bukanlah Judi  | Investasi Saham Bukanlah Judi

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!