Keunggulan Saham Blue Chip


Saham Blue Chip sudah pasti terdengar familiar di telinga investor. Namun kadangkala tidak bisa dipungkiri bahwa tidak semua investor tahu apa saja keunggulan saham Blue Chip ini. Akhirnya sebagian investor, hanya bisa berspekulasi tentang saham-saham Blue Chip ini..

“Apakah akan menguntungkan jika berinvestasi pada saham Blue Chip ?”, atau “Perusahaan mana saja sih, yang sahamnya terkategori saham Blue Chip ?”, bahkan mungkin “Apa saja sih karakteristik keunggulan dari saham Blue Chip ini ?”…

Untuk itu, Penulis akan menguraikan apa saja keunggulan saham Blue Chip pada artikel ini kali ini…

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

 

 

Keunggulan Saham Blue Chip

Berinvestasi saham di perusahaan saham blue chip ini, umumnya cenderung direkomendasikan untuk para investor pemula. Lantaran saham jenis blue chip karena di percaya memiliki risiko yang lebih sedikit. Dan juga pergerakan harganya stabil. Saham blue chip ini pun lebih disarankan dalam rentang waktu yang lama.

 

#1 Harga yang Stabil dan Tidak Terlalu Fluktuatif

Salah satu kelebihan dari saham blue chip, karena besarnya kapitalisasi dan harga saham yang besar. Sehingga harga saham blue chip tidak mudah naik dan turun, secara besar-besaran dalam waktu yang singkat. Sangat jarang saham blue chip yang terkena auto reject oleh bursa.

Saham blue chip membutuhkan waktu untuk dapat naik dan turun, dalam jumlah yang besar yakni berbulan-bulan. Kehebatan saham blue chip adalah ketahanannya dalam menghadapi fluktuasi pasar. Meskipun blue chip rata-rata memiliki pertumbuhan yang lambat tidak sepantasnya investor mengabaikannya. Ada pula saham blue chip dengan pertumbuhan yang cepat dalam melipat gandakan labanya. Namun bukan berarti bila investor telah memegang saham blue chip bisa bersikap santai. Karena sebagai investor pun, kita harus tetap memantau perkembangan dan kinerja perusahaan.

 

#2 Memiliki Kinerja Fundamental yang Relatif Baik

Perusahaan yang sahamnya sudah masuk dalam kategori blue chip, biasanya adalah perusahaan yang sudah mapan dan menjadi market leader. Pertumbuhannya memang tidak secepat perusahaan kecil, namun lebih stabil dalam menghadapi kesulitan ekonomi. Perusahaan ini memiliki etos dan kinerja yang baik, fundamental yang baik serta dikelola oleh orang-orang professional.

Selain itu, perusahaan ini juga bergerak di bidang industri dimana hasilnya dibutuhkan banyak orang. Sudah bisa dipastikan pula jika perusahaan kategori saham blue chip, memiliki keuntungan yang besar dan secara rutin dibagikan kepada investor.

Istilah yang terkenal untuk blue chip ini adalah “Too Big to Fail”. Karena perusahaan besar memiliki modal yang besar dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya. Saham jenis blue chip ini sangat layak untuk dijadikan investasi jangka panjang. Serta penghasilan pasif yang terus menerus karena perusahaan ini tidak main-main dalam menjalankan bisnisnya.

 

#3 Risiko Likuiditas Kecil

Salah satu alasan memilih saham blue chip adalah karena risiko collapse-nya kecil, dan sudah cukup stabil harganya. Dibandingkan dengan pergerakan harga saham kapitalisasi kecil. Saham blue chip memang tidak terlalu fluktuatif. Namun risiko dalam bertransaksi saham ini pun pastinya lebih kecil, bila dibandingkan dengan risiko bertransaksi saham gorengan berkapitalisasi kecil.

Bertransaksi saham berkapitalisasi kecil dibutuhkan pembelajaran yang lebih mendalam. Dan juga pengalaman menganalisis. Serta kedisiplinan yang ketat dalam membatasi risiko. Saham yang fluktuasinya tinggi tidak jarang terkena pemberhentian sementara (suspend) oleh Bursa Efek.

Likuiditas saham gorengan pun tidak dijamin. Apalagi bila investor terlanjur membeli pun, tidak dijamin. Bila investor terjebak membeli karena momentum sementara, investor tersebut dapat terjebak dan tidak bisa menjual sahamnya. Karena tidak ada yang mau membeli.

Risiko-risiko yang dapat terjadi pada saham berkapitalisasi kecil itulah, yang tidak terjadi pada saham berkapitalisasi besar seperti blue chip. Meskipun harga sahamnya turun, blue chip tetap likuid dan mudah diperjualbelikan. Karena faktor risiko yang kecil inilah, maka investor pemula selalu disarankan membeli saham blue chip. Karena lebih penting untuk membatasi risiko terlebih dahulu sebelum mengejar keuntungan.

Di minggu lalu, Penulis juga sudah menguraikan tentang Prospek Saham Perusahaan Blue Chip. Artikelnya bisa Anda baca kembali melalui link berikut ini :

Prospek Saham Blue Chip

[Baca lagi : Prospek Saham Perusahaan Blue Chip untuk Berinvestasi]

Dan di artikel ini, Penulis juga akan menguraikan sejumlah saham perusahaan yang masuk ke dalam kategori saham blue chip. Berikut adalah beberapa contoh saham yang dapat dikategorikan blue chip. Dan juga memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Serta kinerja harga saham yang stabil :

No

Kode Nama Perusahaan Industri
1 BBCA PT Bank Central Asia Tbk Perbankan
2 BBNI PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Perbankan
3 BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Perbankan
4 BMRI PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Perbankan
5 AALI PT Astra Agro Lestari Tbk Perkebunan
6 LSIP PT PP London Sumatra Indonesia Tbk Perkebunan
7 SSMS PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Perkebunan
8 ADRO PT Adaro Energy Tbk Tambang & Energi
9 AKRA PT AKR Corporindo Tbk Tambang & Energi
10 ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk Tambang & Energi
11 INCO PT Vale Indonesia Tbk Tambang & Energi
12 ITMG PT Indo Tambangraya Megah Tbk Tambang & Energi
13 PGAS PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Tambang & Energi
14 PTBA PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk Tambang & Energi
15 UNTR PT United Tractors Tbk Alat Berat
16 INTP PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Semen
17 SMGR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Semen
18 ADHI PT Adhi Karya (Persero) Tbk Konstruksi
19 JSMR PT Jasa Marga (Persero) Tbk Konstruksi
20 PTPP PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Konstruksi
21 WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Konstruksi
22 WSKT PT Waskita Karya (Persero) Tbk Konstruksi
23 BSDE PT Bumi Serpong Damai Tbk Properti
24 LPKR PT Lippo Karawaci Tbk Properti
25 PWON PT Pakuwon Jati Tbk Properti
26 SMRA PT Summarecon Agung Tbk Properti
27 GGRM PT Gudang Garam Tbk Consumer Goods
28 HMSP PT HM Sampoerna Tbk Consumer Goods
29 ICBP PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
30 INDF PT Indofood Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
31 KLBF PT Kalbe Farma Tbk Consumer Goods
32 MYOR PT Mayora Indah Tbk Consumer Goods
33 UNVR PT Unilever Indonesia Tbk Consumer Goods
34 SILO PT Siloam International Hospitals Tbk Rumah Sakit
35 LPPF PT Matahari Department Store Tbk Ritel
36 MAPI PT Mitra Adiperkasa Tbk Ritel
37 CPIN PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Pakan Ternak
38 JPFA PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Pakan Ternak
39 ASII PT Astra International Tbk Otomotif
40 MNCN PT Media Nusantara Citra Tbk Media
41 SCMA PT Surya Citra Media Tbk Media
42 EXCL PT XL Axiata Tbk Telekomunikasi
43 TBIG PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Telekomunikasi
44 TLKM PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Telekomunikasi

Disclaimer: Daftar di atas tersebut hanya sebagai contoh dan edukasi, bukan sebagai rekomendasi untuk membeli saham. Adapun sebagai tambahan informasi, saham blue chip pun perlu dipantau kinerja dan fundamental perusahaannya secara berkala.

Seperti yang sudah Penulis sebutkan di atas, bahwa saham yang dikategorikan blue chip memiliki kapitalisasi pasar yang besar (Big Market Capitalization). Nah, pada artikel yang terpisah Penulis juga sudah pernah menguraikan tentang Market Cap. Anda bisa membacanya kembali pada link berikut ini :

[Baca lagi : Pengaruh Market Cap Dalam Keputusan Investasi Saham]

Ada Kelebihan, Ada Juga Kekurangan

Saham blue chips sebagai instrumen investasi memiliki kelebihan. Yaitu risiko yang relatif kecil dan cocok untuk investor yang memiliki profil risiko defensif dan moderat. Namun saham blue chip juga memiliki kekurangan yaitu harganya yang mahal sehingga membutuhkan modal yang besar untuk membelinya. Blue chips juga memiliki pergerakan harga saham yang lambat. Namun disamping kelebihan dan kekurangannya, blue chips sangat cocok sebagai sarana edukasi saham bagi investor pemula.

 

Bagaimana kira-kira Anda memiliki rasa minat yang tinggi untuk berinvestasi di saham-saham blue chip ? Sudah siapkah Anda dengan alokasi dana Anda untuk berinvestasi dalam saham blue chip ?

 

Sumber Referensi:

  • Harris Darmawan. 20 Maret 2017. Investor Pemula, Ketahui Kelebihan Saham Blue Chip Sebagai Modal Dasar. https://www.finansialku.com/investor-pemula-ketahui-kelebihan-saham-blue-chip-sebagai-modal-dasar/

 

###

Info:

  • Monthly Investing Plan Maret 2019 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q4 2018 sudah terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • E-Book Quarter Outlook LK Q4 2018 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Jadwal Workshop :
    • Workshop & Advance Value Investing (Jakarta, 16 – 17 Maret 2019) dapat dilihat di sini.

Tags : Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip |Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip | Keunggulan Saham Blue Chip

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!