Menghitung Tingkat Pengembalian Investasi


Barangkali Anda pernah mendengar seseorang yang melontarkan pertanyaan “berapa ROI yang akan di dapat dari investasi di saham itu?”. Atau bisa jadi, Anda sendiri yang bertanya “berapa lama saya akan mendapatkan ROI kalau berinvestasi di saham itu?”.

Meskipun ROI ini sudah seringkali terdengar familiar di telinga investor handal, namun tak jarang masih banyak investor yang merasa keliru dengan cara hitung rasio ROI ini. Karena hampir memiliki persamaan dengan rasio ROE dan ROA. Kali ini Penulis akan memaparkan cara hitung rasio ROI, mengapa ROI ini menjadi salah satu hitungan penting dalam investasi saham ? Dan bagaimana cara menghitungnya ?

Dalam artikel yang terpisah sebelumnya, Penulis sudah pernah menjelaskan ROA dan ROE sebagai salah satu unsur perhitungan dalam rasio fundamental. Anda bisa membaca kembali artikelnya melalui link berikut ini :

 

[Rasio Fundamental : ROA dan ROE]

 

Definisi ROI atau Tingkat Pengembalian Investasi

ROI atau Return On investment, adalah salah satu bahasa keuangan yang seringkali Anda jumpai dalam sebuah Laporan Keuangan. Atau dengan kata lainnya ialah tingkat pengembalian investasi. ROI merupakan satuan ukuran / besaran yang dipakai dalam mengevaluasi efisiensi sebuah investasi, dibandingkan dengan biaya dan modal awal yang telah dikeluarkan.

ROI ini adalah satu satu dari sekian banyak pertimbangan investor dalam aktifitas investasinya. Karena lebih mengacu ke persentasi hasil atau yang dikenal rate of return, dari investasi dengan periode tertentu. Dasar perhitungan ROI ini, berdasarkan Rupiah yang diinvestasikan (modal investasi Anda). Kemudian dihitung berdasarkan arus kas perusahaan. Atau sederhananya dengan rumus ROI berikut ini :

Rumus Rasio ROI :

Cara Hitung Rasio ROI by RK

 

Kegunaan cara hitung rasio ROI

Dengan Anda mengetahui cara hitung rasio ROI, Anda bisa mendapatkan sejumlah kegunaan dari rasio ROI ini. Mulai dari bisa mengukur efisiensi penggunaan modal yang digunakan, dan juga efisiensi produksi. Serta efisiensi bagian penjualan. Rasio ROI akan memperlihatkan tanda-tanda tersebut, bila perusahaan sudah menjalankan akuntansi dengan baik. Selain itu rasio ROI, juga bisa mengukur profitabilitas dari masing-masing produk yang dihasilkan perusahaan.

Kemudian jika Anda berinvestasi pada perusahaan yang sudah mempunyai data industri, besar kemungkinan Anda akan memperoleh rasio industri. Dalam hal ini rasio ROI ini bisa dibandingkan dengan efisiensi pemakaian modal perusahaan dengan perusahaan terkait lainnya. Sehingga Anda bisa mengetahui kualitas efisiensi perusahaan, apa kelemahannya dan kekuatan perusahaan.

Dan yang paling penting dari rasio ROI ini, bisa dijadikan sebagai kontrol perencanaan investasi Anda. Di mana ROI menjadi dasar pengambilan keputusan jika ternyata perusahaan akan mengadakan ekspansi.

 

Hal yang mempengaruhi Rasio ROI

Rasio ROI sebagai analisa profitabiltas sangat penting. Dengan investor tahu seberapa besar ROI yang akan diperolehnya, maka investor tahu seberapa efisiennya perusahaan mendayagunakan aktivanya untuk kegiatan operasional. Namun dalam perhitungannya, rasio ROI dipengaruhi oleh dua hal yakni seperti berikut :

Pertama, turnover dari operating assets / tingkat perputaran aktiva yang digunakan untuk operasional dalam periode waktu tertentu. Kedua, profit margin merupakan besaran keuntungan operasi yang juga dinyatakan dalam bentuk persentase dan jumlah penjualan bersih. Tentunya Anda pun sudah tahu, bahwa profit margin ini secara tidak langsung mengukur tingkat keuntungan perusahaan, dan dengan penjualannya.

 

Contoh Cara Hitung Rasio ROI

Ibu Dian membeli sebuah rumah dengan harganya yang mencapai Rp 500.000.000,-. Kemudian Ibu Dian harus mengeluarkan uang down payment yang sebesar Rp 100.000.000,-. Namun, dalam beberapa waktu rumah tersebut diminati oleh sebuah perusahaan untuk di sewa. Di mana perusahaan tersebut, sanggup membayarkan uang sewa rumah Ibu Dian sebesar Rp 15.000.000 per tahunnya. Sehingga ROI dari investasi sewa rumah tersebut adalah :

 

Cara Hitung Rasio ROI by RK

 

Kesimpulan

Dengan Anda menghitung ROI secara akurat, Anda akan mendapatkan kepastian dan lebih yakin terhadap investasi yang Anda jalankan. Bahwa investasi Anda saat ini akan berkembang, dan Anda pun perlu tahu berapa margin keuntungan yang diperoleh. Sehingga nantinya bisa Anda gunakan kembali untuk mengembangkan investasi Anda.

 

###

 

You may also like

5 Comments

  • Made Gelgel
    March 11, 2019 at 10:51 AM

    siang pak, mau tanya, untuk roi ideal trading saham per bulan menurut bapak berapa ya? mohon infonya makasih

    • Rivan Kurniawan
      March 14, 2019 at 5:11 AM

      Siang Pak Made.. Kalau saya tidak pernah menghitung atau menargetkan per bulan… Kalau per tahun masih okay, average 25 – 30% per tahun masih achievable…

  • A. Remin
    March 15, 2019 at 10:46 AM

    Thanks Infonya Pak,, sangat bermanfaat

  • lucky
    March 31, 2019 at 11:29 AM

    Siamg pak. Dalam laporan keuangan. Keuntungan itu adalh Laba bersih. Sedangkn Modal itu adalah apa pak??

    • Rivan Kurniawan
      April 13, 2019 at 6:09 AM

      Halo.. kl modal itu adalah ekuitas.. Adanya di Balance Sheet atau Laporan Neraca..

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!