jenis-laporan-keuangan

Investor Perlu Tahu Laporan Keuangan dan Ragam Jenisnya


Sudah sejauh mana Anda memahami penggunaan laporan keuangan ? Dan apa kira-kira Anda juga sudah tahu jenis-jenis laporan keuangan sebuah perusahaan ? Kali ini kita akan membahas mengenai seluk beluk laporan keuangan.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

Pengertian laporan keuangan perusahaan adalah informasi keuangan sebuah perusahaan pada sebuah periode (misal laporan keuangan bulanan, laporan keuangan tiga bulanan, laporan keuangan semesteran dan laporan keuangan tahunan). Setidaknya ada 4 jenis laporan keuangan yang umum digunakan oleh perusahaan yaitu laporan keuangan neraca (balance sheet), laporan keuangan laba rugi (income statement), laporan arus kas (cash flow) dan laporan perubahan kepemilikan modal.

 

Apa yang Harus Diketahui dari Laporan Keuangan

Laporan keuangan berfungsi untuk menyediakan informasi posisi keuangan, kinerja keuangan perusahaan serta menunjukkan perubahan posisi keuangan suatu perusahaan. Informasi tersebut dapat digunakan oleh pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholder) untuk mengambil keputusan.

Jika diibaratkan, laporan keuangan itu seperti rapor anak sekolah. Angka-angka yang terdapat dalam rapor dapat digunakan sebagai alat untuk menilai kinerja anak. Bahan penilaian dan perbaikan untuk murid, orang tua serta gurunya. Begitu pula dengan laporan keuangan, angka-angka yang terdapat dalam laporan keuangan dapat digunakan oleh pihak manajemen, pemberi pinjaman, investor, karyawan, pemegang saham untuk menilai kinerja perusahaan, melakukan langkah perbaikan dan lain sebagainya.

Laporan keuangan harus dibuat dengan standar tertentu, sehingga laporan keuangan perusahaan dapat mudah dipahami, relevan, handal dan dapat digunakan oleh seluruh pihak yang berkepentingan. Salah satu fungsi laporan keuangan yang cukup penting adalah sebagai bahan untuk perbandingan. Contoh perbandingannya:

 

Laporan Laba/Rugi

Periode 1 Januari – 31 Desember 2016

Industri Perusahaan Konstruksi

(disajikan dalam satuan Juta Rupiah)

A B C
Penjualan 16.458.884 15.668.832 23.788.323
COGS -14.003.354 -13.441.729 -19.820.484
Gross Profit 2.455.529 2.227.103 3.967.839
Operating Expenses -487.330 -148.099 -788.283
EBIT 1.968.199 2.079.003 3.179.556
Net Income 1.023.369 1.011.827 1.713.262
Dari data di atas, Anda sudah dapat melakukan perbandingan untuk hal-hal berikut ini :
  1. Perusahaan mana yang memiliki penjualan terbesar ditahun 2016?
  2. Perusahaan mana yang penghasilan bersih (net income) terbesar di tahun 2016?
  3. Jika Anda mempelajari analisis laporan keuangan perusahaan, Anda dapat mengetahui perusahaan mana yang bekerja paling efektif di tahun 2016?

 

4 Jenis Laporan Keuangan Perusahaan dan Contoh Laporan Keuangan Perusahaan

Berbicara mengenai laporan keuangan perusahaan terdapat empat jenis laporan keuangan, yaitu:

  1.  Income statement / Laporan laba rugi
  2.  Balance sheet / Laporan keuangan neraca
  3.  Cash flow / Laporan arus kas
  4.  A statement of changes in equity / Laporan perubahan ekuitas

 

Jika Anda ingin mengetahui kondisi keuangan sebuah perusahaan Anda dapat membaca masing-masing laporan keuangan atau membaca hubungan antar laporan keuangan. Mari kita bahas satu per satu mengenai laporan keuangan perusahaan.

 

Laporan Laba/Rugi (Income Statement)

Fungsinya: menggambarkan pemasukan dan pengeluaran suatu perusahaan dalam periode waktu tertentu.

Bagian sebuah laporan laba rugi yaitu:

Penjualan (Revenue)
  • Penjualan kotor
  • Potongan penjualan
  • Retur penjualan
  • Penjualan bersih
Harga Pokok Penjualan (HPP atau COGS)
Beban atau Biaya Operasi (Operating Expenses)
Pendapatan/Beban Lain-Lain

 

Laporan Keuangan Neraca (Balance Sheet)

Fungsinya: menggambarkan hubungan antara aset (asset), kewajiban (liability) dan ekuitas (equity) yang dimiliki suatu perusahaan.

Bagian sebuah laporan neraca yaitu:

Aktiva/Harta (Asset)
Passiva/Kewajiban (Liability)
Ekuitas (Equity)

 

 

Laporan Arus Kas (Cash Flow)

Fungsinya: menggambarkan aliran arus kas perusahaan, terutama dari operasional, investasi dan aktivitas keuangan.

Bagian sebuah laporan arus kas yaitu:

Operating Cash Flow (Arus Kas Operasional)
Investing Cash Flow (Arus Kas Investasi)
Financing Cash Flow (Arus Kas Pendanaan)

 

Laporan Perubahan Ekuitas (a Statement of Changes in Equity)

Fungsinya: menggambarkan perubahan atas ekuitas yang ada di perusahaan.

Bagian sebuah laporan perubahan ekuitas yaitu:

Saldo Tahun Kemarin
Saldo Tahun Ini

 

Catatan: Setiap perusahaan yang ada di bursa, pasti melaporkan laporan keuangannya di Bursa Efek Indonesia. Anda dapat mengakses laporan keuangan perusahaan terbuka, dengan cara:

  1. Masuk ke website http://www.idx.co.id
  2. Masuk menu laporan perusahaan tercatat
  3. Pilih laporan keuangan dan tahunan
  4. Masukkan kode/nama perusahaan

 

Caranya seperti berikut :

Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenis Laporan Keuangan yang Harus Diketahui Investor Saham Pemula

Sumber: http://www.idx.co.id

 

Jadi Setiap Investor Perlu tahu Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenis Laporan Keuangan

Seperti pada penjelasan di atas, perusahaan pada umumnya memiliki empat jenis laporan keuangan yang memiliki fungsinya masing-masing. Anda sebagai investor tidak dituntut untuk membuat laporan keuangan, tetapi Anda wajib untuk dapat membaca dan memahami laporan keuangan perusahaan.

 

Sumber Referensi:

  •  Melvin Mumpuni CFP. 3 April 2017. Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenis Laporan Keuangan yang Harus Diketahui Investor Saham Pemula. https://www.finansialku.com/pengertian-laporan-keuangan-perusahaan-dan-jenis-laporan-keuangan-yang-harus-diketahui-investor-saham-pemula/

 

###

Info:

  • Monthly Investing Plan Februari 2019 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q4 2018 akan segera terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • E-Book Quarter Outlook LK Q4 2018 akan segera terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Jadwal Workshop :
    • Workshop Ultimate Value Investing (Medan, 23 – 24 Februari 2019) dapat dilihat di sini.

 

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!