mencapai investment goals

5 Tips Mencapai Investment Goals Ala RK


Menjelang akhir tahun 2018 ini, Penulis ingin membahas hal yang ringan-ringan lebih dulu. Apalagi saat ini adalah momentum Liburan Natal dan Tahun Baru, yang biasanya digunakan oleh investor saham untuk melakukan evaluasi. Dalam artikel kali ini, Penulis ingin sharing kepada Anda mengenai hal yang sederhana, namun sangat penting, yaitu mencapai investment goals. Okay kita langsung aja..

Pernah gak sih terbesit dalam pikiran Anda bahwa ada orang-orang yang berhasil mencapai goals nya dalam mengelola investasi mereka? dan kemudian Anda penasaran, apa saja sih yang sudah mereka lakukan untuk mencapai investment goals nya tersebut ?

Nah, berikut ini Penulis akan memaparkan tips-tips dalam mencapai Tujuan Investasi atau Investment Goals yang Penulis lakukan sejauh ini..

 

  • MILIKI TUJUAN INVESTASI JANGKA PANJANG

Hal pertama yang perlu Anda miliki ketika berinvestasi adalah Tujuan Investasi Jangka Panjang. Tujuan Investasi Jangka Panjang ini berfungsi seperti GPS. Jika ternyata kita berada di luar jalur, maka kita akan segera mengetahuinya.

Apakah Anda pernah bertanya kepada diri Anda sendiri, berapa uang yang ingin Anda miliki, misalkan dalam waktu 10 tahun mendatang? Mumpung saat ini sedang dalam suasana liburan, Anda bisa menuliskan secara detail berapa uang yang ingin Anda miliki 10 tahun dari sekarang. Apakah Anda ingin memiliki dana investasi sebesar Rp 100 juta? 1 miliar? Atau 10 miliar ?

Jika Anda telah memiliki Tujuan Investasi Jangka Panjang Anda, hal berikut nya yang perlu Anda lakukan adalah, breakdown Tujuan Investasi Jangka Panjang Tersebut menjadi Tujuan Investasi jangka yang lebih pendek. Misalkan, jika Anda ingin memiliki dana Rp 100 juta 10 tahun dari sekarang, maka berapa dana investasi yang perlu Anda siapkan saat ini ?

Formula sederhana yang bisa Anda lakukan adalah dengan formula sebagai berikut :

FV = PV X (1 + i) n

di mana :

FV  = Future Value (Tujuan Dana Investasi Jangka Panjang

PV = Present Value (Dana yang Dimiliki Saat ini)

I     = Interest Rate atau Return investasi

 

Misalkan Anda memiliki Tujuan ingin memiliki Dana Investasi Rp 100 juta, dalam waktu 10 tahun dan return 15% per tahun, maka dana yang perlu Anda siapkan saat ini adalah :

Rp 100 juta = PV X (1 + 15%) 10

Rp 100 juta = PV X 1.15 10

Rp 100 juta = PV X 4.04

PV = Rp 100 juta / 4.04

PV = Rp 24.7 juta (pembulatan menjadi Rp 25 juta)

 

Maka, dengan asumsi Anda ingin memiliki dana investasi Rp 100 juta 10 tahun dari sekarang, dengan asumsi return 15% per tahun dana yang perlu Anda siapkan saat ini adalah Rp 25 juta. Dengan breakdown seperti ini, akan membantu Anda untuk melihat secara lebih jelas peta perjalanan untuk mencapai tujuan investasi Anda di masa yang akan datang.

Sewaktu Penulis memulai perjalanan investasi saat di usia 20 tahun, Penulis menantang diri sendiri untuk menuliskan tujuan investasi jangka panjang Penulis. Dalam catatan tersebut Penulis menuliskan angka, yang menurut Penulis waktu itu, adalah angka yang sangat spektakuler. Namun ternyata 10 tahun berselang, angka tersebut bisa terlewati.

Dengan memiliki Tujuan Investasi Jangka Panjang, Anda juga akan mampu menetapkan perencanaan yang jelas dan terarah, guna menghindari pengeluaran yang berada diluar perencanaan atau yang sering disebut dengan impulsive buying. Dalam konsumsi kebutuhan sehari-hari seringkali kita tergoda untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan, dan hampir sebagian besar masyarakat kita gagal mencapai invesment goals nya, hanya karena impulsive buying ini.

 

  • PRIORITASKAN DANA UNTUK INVESTASI

Jika Anda sudah berhasil membuat Tujuan Investasi Jangka Panjang, hal selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah miliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas.

Banyak orang yang menganggap bahwa dana investasi didapatkan dengan Formula Pendapatan – Pengeluaran = Investasi. Jadi misalkan Anda memiliki pendapatan Rp 10 juta / bulan, dan pengeluaran Anda Rp 7 juta / bulan, maka dana investasi Anda adalah Rp 3 juta / bulan. Padahal jika Anda memiliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas, maka seharusnya Formula nya menjadi :

 Penghasilan – Dana Investasi = Pengeluaran

 

Jadi misalkan Anda memiliki Pendapatan Rp 10 juta / bulan, dan Anda “memaksa” diri Anda untuk berinvestasi Rp 5 juta per bulan, maka bawah alam sadar Anda akan “memaksa” diri Anda agar pengeluaran Anda tercukupi di angka Rp 5 juta sisanya.

“Pak, mana cukup jaman sekarang hidup dengan hanya Rp 5 juta / bulan?” Nah itulah pentingnya mindset tadi. Jika Anda sudah memiliki mindset yang benar, selain alam bawah sadar Anda akan memaksa untuk menekan pengeluaran, alam bawah sadar juga akan memaksa Anda untuk kreatif meningkatkan Pendapatan, entah dengan memiliki side job, bisnis sampingan, jualan online, dsb.

Kalau Anda mindset nya masih dana investasi adalah sisa dari pendapatan Anda saat ini, yaa Anda akan seterusnya berada di comfort zone, karena bawah alam sadar Anda akan membisikkan kepada Anda “udah gak usah kerja keras, segini aja udah cukup koq”.

Dengan memiliki mindset bahwa dana investasi adalah prioritas, Anda akan lebih mudah dan terlatih dalam mengelola keuangan Anda untuk memprioritaskan dana untuk investasi terlebih dahulu. Jika dana yang Anda miliki sebagiannya sudah digunakan untuk investasi, maka dana yang tersisa baru Anda gunakan untuk konsumsi kebutuhan sehari-hari.

  

  • EVALUASI KONDISI KEUANGAN SECARA BERKALA

Jika Anda sudah menetapkan investasi jangka panjang dan juga sudah memprioritaskan dana untuk investasi, hal pertimbangan lainnya dalam mengelola investment Anda adalah mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda selama di tahun 2018 ini, agar Anda tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai investment goals ditahun 2019 nanti.

Misalnya : Berapa pendapatan active income Anda ditahun 2018 ini? Seberapa banyak Anda ingin meningkatkan jumlah pendapatan Anda di tahun 2019 ? Bagaimana cara Anda mengatur pengeluaran Anda selama ini ? Sudahkan terpenuhi dana cadangan yang sudah Anda siapkan ? Serta, bagaimana pencapaian investasi Anda selama di 2018 ini ?

Evaluasi kondisi keuangan ini perlu Anda lakukan, agar Anda tahu langkah perbaikan apa saja yang harus dilakukan. Dengan Anda melakukan evaluasi kondisi keuangan Anda secara berkala, berarti Anda sudah lebih siap mencapai investment goals Anda.

Sebenarnya dengan Anda mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda secara berkala, ini penting. Hal ini menyangkut tujuan keuangan bahkan investment goals Anda di kemudian hari. Jika ini tidak Anda lakukan, berpotensi membuat kondisi keuangan Anda menjadi tidak sehat. Arus keuangan Anda pun tidak teratur, bahkan jika Anda berambisi untuk investasi kemungkinan besar Anda akan mengandalkan berhutang dari pada mengandalkan modal Anda sendiri.

Nah ini tujuan penting dari mengevaluasi kembali kondisi keuangan Anda secara teratur dan berkala. Hindari “berhutang pada pihak lain, untuk mengantisipasi ketidak mampuan Anda dalam membayarnya”, apalagi hutang yang diperoleh Anda gunakan untuk dana investasi Anda.

Jadi, Penulis sarankan agar Anda mempercepat evaluasi kondisi keuangan Anda. Guna menilai lagi pencapaian setelah jangka waktu tertentu. Langkah ini pun akan membantu Anda dalam mengambil keputusan keuangan di tahun 2019. Anda juga bisa memastikan rencana yang sudah Anda tuliskan dapat berjalan baik atau tidak, kalau pun ternyata ada kekeliruan Anda bisa segera memperbaikinya.

 

  • DISIPLIN MENAMBAH DANA INVESTASI

Setelah melakukan evaluasi dan membuat investment goals di tahun 2019 nanti, Anda harus memastikan bahwa Anda berkomitmen untuk disiplin menambahkan dana kelolaan investasi Anda. Sayangnya ini bukan hal yang mudah, jika kita melihat kebutuhan setiap hari yang terus bertambah. Namun bila Anda ingin berhasil mewujudkan investment goals, mau tidak mau Anda harus disiplin menambahkan dana kelola. “Jadi berapa besar dana yang harus disisihkan?” Dalam menambahkan dana kelola tidak pernah ada batasan nominal besar kecilnya dana, karena ini tergantung pada kemampuan Anda mengelola keuangan.

Bukan hanya Penulis, setiap investor juga pasti memiliki keinginan dana kelola nya selalu bertambah. Biasanya hal sederhana yang bisa dilakukan adalah menghemat pengeluaran bulanan saja dan pasti Anda berharap akan ada sisa uang supaya bisa ditabung. Ternyata ini salah, kawan !

Menambah dana kelolaan investasi bukan hanya bisa dicapai dengan menghemat pengeluaran bulanan, melainkan bisa juga dengan menambah pendapatan. Di zaman serba teknologi sekarang ini, kesempatan untuk menambah pemasukan (multiple stream of income) sangat terbuka lebar. Namun yang penting juga, Anda tetap harus mempersiapkan kebutuhan yang sifatnya mendadak semisal sakit, kebutuhan yang sifatnya terencana semisal biaya pendidikan anak, dan lain sebagainya.

Dengan menghemat pengeluaran dan menambah pemasukan seperti ini Anda akan lebih percaya diri lagi, bahwa investment goals Anda akan lebih cepat tercapai karena didukung oleh dana kelola yang sudah Anda bagi dan secara disiplin Anda tambahkan.

 

  • MENJAGA LIFESTYLE DAN TIDAK USAH HIDUP DENGAN GENGSI

 Konsisten menjaga lifestyle Anda, ini akan Anda perlu lakukan jika benar-benar ingin mencapai investment goals Anda. Secara perlahan namun konsisten Anda perlu mulai mengubah gaya hidup Anda yang cenderung konsumtif, menjadi lebih bijak sebelum memutuskan untuk membeli. Cara yang bisa Anda lakukan adalah tanyakan kepada diri Anda sendiri : “Apakah saya membutuhkan barang ini ? ” Jika tidak, segera letakkan kembali.

Gaya hidup yang konsumtif tanpa disadari membuat kita sudah menghabiskan banyak pengeluaran untuk hal sebenarnya tidak terlalu penting bahkan yang bukan menjadi kebutuhan kita saat ini. Oleh karena itu menjaga lifestyle ini sangat penting, untuk membantu Anda mencapai investment goals. Dengan bersikap hemat dan tetap dalam aturan kebutuhan baik harian maupun  bulanan Anda.

Seringkali kita membeli sesuatu hanya berdasarkan dorongan nafsu saja atau semata-mata karena “mengekor” orang-orang sekitar kita, tentunya hal tersebut bukanlah berdasarkan kebutuhan. Pernahkah Anda ingat, pelajaran Ekonomi yang membahas kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier ? Seringkali kita bertindak untuk membeli barang yang sifatnya kebutuhan Sekunder dan Tersier, sebaliknya kita menunda-nunda kebutuhan Primer. Hindari ini dan bangun pola pikir yang sehat untuk mencapai investment goals.

Di awal tahun 2019, Anda perlu memastikan kembali bahwa diri Anda sudah siap menerapkan dan mengubah pola pikir untuk tidak gengsi. Ini adalah satu cara agar Anda bisa berjalan dengan gaya hidup minimalis dan tanamkan pola pikir Anda seperti “Barang masih bagus dan bisa dipakai, jadi nggak perlu beli yang baru”. Dengan begini, dana Anda yang tadinya akan terbuang sia-sia bisa Anda alihkan ke dana investasi. Why not ? if you want to achieve your investment goals.

 

KESIMPULAN

Jadi, hal apa saja sih yang bisa bikin kita tetap konsisten dalam mencapai investment goals Anda? Mulai dengan membuat tujuan investasi jangka Panjang Anda, prioritaskan dana untuk berinvestasi, lakukan evaluasi secara berkala, dan upayakan untuk terus menambahkan dana kelola, dan jaga lifestyle / gaya hidup Anda.

Semoga sekarang Anda sudah lebih siap untuk mengikuti orang-orang yang sudah berhasil dan sukses mencapai investment goals mereka. Yuk persiapkan pengelolaan investment yang sehat dan mulai prioritaskan kebutuhan investasi Anda di atas keinginan sesaat. Semoga bermanfaat…

 

 

###

 

 

Info:

  • Monthly Investing Plan Januari 2019 akan segera terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q3 2018 sudah terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • E-Book Quarter Outlook LK Q3 2018 sudah terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Jadwal Workshop :
    • Workshop Ultimate Value Investing (Jakarta, 26 – 27 Januari 2019) dapat dilihat di sini.
    • Workshop Ultimate Value Investing (Surabaya, 9 – 10 Februari 2019) dapat dilihat di sini.
    • Workshop Ultimate Value Investing (Medan, 23 – 24 Februari 2019) dapat dilihat di sini.

 

tags : mencapai investment goals

You may also like

1 Comment

  • Erwin
    December 26, 2018 at 10:08 AM

    Good Advice Pak RK, sangat bermanfaat

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami