Ternyata Investasi dan Menabung itu Dua Hal yang Berbeda


Artikel ini dipersembahkan oleh:

Menabung dan Investasi

Apabila dilihat sepintas, kegiatan menabung dan berinvestasi ini sama, pada dasarnya kedua kegiatan ini adalah menyimpan uang pada suatu tempat yang dirasa aman. Namun ternyata masih banyak orang yang belum mengerti dengan jelas bahwa menabung dan investasi adalah kegiatan yang berbeda. Tim Finansialku akan menjelaskannya bagi Anda mengenai perbedaan apa saja antara menabung dan berinvestasi.

Namun, ternyata meskipun Menabung dan Investasi adalah dua hal berbeda tapi dalam melakukannya sama-sama membutuhkan kesabaran. Untuk itu, Anda bisa mengulasnya lagi pada Link dibawah ini :

[Baca Lagi : Bersabarlah dalam Berinvestasi]

Definisi Menabung dan Investasi

Menabung adalah sebuah kegiatan memisahkan sejumlah uang untuk disimpan dan uang tersebut masih dapat digunakan sewaktu-waktu apabila diperlukan. Uang yang kita simpan tersebut dapat kita tarik kembali kapanpun saat kita membutuhkannya. Kegiatan menabung secara konvensional sudah biasa kita terapkan melalui celengan sesuai dengan ajaran dan kebiasaan yang diajarkan oleh orangtua kita sejak kecil.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, kegiatan menabung kini dapat dilakukan di sebuah lembaga keuangan seperti bank. Keuntungan menabung di bank tentu saja lebih menguntungkan daripada menabung di celengan. Selain keamanan yang terjamin (kecuali kalau bank tersebut gulung tikar atau dilikuidasi), kita mendapatkan fasilitas bunga tahunan dari uang yang kita simpan dalam rekening tabungan tersebut. Pada umumnya, bank memberikan 2 produk, yaitu tabungan dan deposito. Menabung biasanya dilakukan untuk tujuan jangka pendek.

Lain halnya dengan investasi yang memiliki tujuan jangka panjang. Orang yang melakukan kegiatan investasi disebut investor. Para investor ini akan mendapatkan hasil dari investasinya itu minimal setelah 5 tahun. Kegiatan investasi dilakukan dengan cara menanamkan modal yang kita miliki dengan harapan akan mendapatkan pertumbuhan nilai di kemudian hari dan menambah penghasilan.

 

#1 Kemudahan dalam Mengakses

Dengan menabung, kita dapat mengakses kapanpun dan dimanapun. Ketika kita membutuhkan dana darurat, kita dapat mengambil uang kita melalui ATM, namun tentu ada batasan jumlah yang dapat diambil atau dicairkan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan ada perbedaan antar bank satu dengan lainnya.

Berbeda dengan investasi, saat Anda menginvestasikan sejumlah uang Anda, maka Anda harus tidak dapat mengakses hasil investasi Anda sewaktu-waktu karena ada ketentuan periode pengambilan hasil investasi.

6 Tips dan Trik Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Menabung 02 - Finansialku

 

#2 Risiko dan Bunga/Interest

Berbicara mengenai risiko, menabung bisa dikatakan memiliki risiko yang sangat kecil karena sistem keamanan yang sudah cukup canggih dan tentu saja terpercaya. Namun apabila bank dimana kita menabung mengalami pencurian, maka kita tidak perlu khawatir karena pihak bank pasti akan bertanggung jawab akan uang tabungan kita. Disamping itu, kita hanya membayar biaya administrasi bulanan sesuai produk tabungan yang kita ambil dan besaran biaya administrasi tiap bank pun berbeda. Setiap nasabah dari bank tertentu juga pasti akan menikmati interest atau bunga tabungan tahunan yang ditambahkan pada rekening mereka masing-masing, namun jumlah yang diberikan tentu saja tidak terlalu besar.

Dalam investasi, keuntungan yang ditawarkan oleh investasi jauh lebih besar daripada bunga tabungan. Modal yang ditanamkan dalam investasi tertentu akan terus bertambah nilainya dari waktu ke waktu sehingga kantong kekayaan kita akan semakin bertambah. Mengenai investasi, oleh karena imbalan hasilnya pun ada kemungkinan lebih besar, maka risiko akan kehilangan pun besar. Dalam dunia investasi, risiko dan imbalan memang berbanding lurus. Semakin tinggi imbalan hasil yang diperoleh maka semakin besar juga risiko yang akan ditanggung (high risk – high return). Bahkan ada kemungkinan juga dana investasi yang disetorkan akan hilang total karena kekalahan dengan investor lain, misalnya investasi dalam bentuk saham.

 

#3 Bentuk/Produk

Produk tabungan pada umumnya berupa uang yang disimpan di bank sebagai tabungan atau deposito, sedangkan dalam investasi terdapat beberapa bentuk, namun pada umumnya ada 2 yaitu investasi melalui aset riil yang dapat kita lihat bentuk fisiknya seperti emas (logam mulia, rumah dan tanah (properti) dan ada juga investasi dalam bentuk keuangan yang dilakukan melalui berbagai produk pasar modal seperti reksa dana, saham dan obligasi.

Bagaimana Cara Berinvestasi Tanpa Menjadi Investor Apakah Bisa 02 - Finansialku

 

#4 Fungsi

Apabila kita ingin memiliki alokasi dana cadangan, tabungan dapat kita fungsikan sebagai dana cadangan atau dana darurat yang dapat kita gunakan sewaktu-waktu. Sedangkan investasi pada dasarnya memiliki fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan jangka panjang dari hasil pengembangan aset yang kita miliki. Biasanya para investor melakukan investasi untuk mempersiapkan dana hari tua mereka atau biaya pendidikan anak atau cucu mereka di masa mendatang.

 

Kelemahan Menabung

Keuntungan dari bunga yang didapat dari menabung terbilang kecil walaupun keamanan dari simpanan uang kita dijamin oleh bank yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan uang yang kita simpan di dalam tabungan tidak bertumbuh nilainya sehingga yang kita dapat hanya sebatas bunga tahunan yang bahkan besarannya mungkin hanya dapat membayar biaya administrasi bulanan, belum lagi tergerus oleh kenaikan inflasi tahunan, maka nilai dari uang kita sebetulnya semakin menurun.

Selain itu, walaupun kita dapat mengambil uang kita sewaktu-waktu, besaran uang yang kita ambil ada batasannya, contohnya ketika mengambil uang di mesin ATM, maksimal uang yang dapat kita tarik sekitar Rp5-10 juta saja.

Kenali Perbedaan Menabung Dan Investasi yang Perlu Anda Ketahui 02 - Finansialku

 

Kelemahan Investasi

High risk – high return, risiko sebanding dengan keuntungan. Oleh sebab itu, perlu skill berinvestasi yang matang mengingat risiko dari kerugiannya yang besar. Untuk jenis investasi saham, ada risiko yang ditanggung apabila perusahaan yang tempat kita menginvestasikan modal kita mengalami kebangkrutan. Perlu pengetahuan khusus juga dalam mengelola manajemen risiko dalam bermain saham

Investasi dalam bentuk properti tentu saja memerlukan modal yang besar dan bukan perkara yang mudah dan cepat juga dalam menjual aset berupa tanah dan properti mengingat properti bukanlah jenis aset yang likuid yang dapat dijual sewaktu-waktu.

Setiap pilihan pasti ada sisi kelemahan dan risikonya, jika Anda tertarik untuk mempelajari kesuksesan dalam berinvestasi Anda bisa membaca kembali Artikel dibawah ini :

[Baca Lagi : Mempelajari Kesuksesan Berinvestasi Dari Pelari Marathon]

 

Mana Yang Lebih Menguntungkan

Jadi, diantara menabung dan investasi, mana yang lebih menguntungkan? Dari uraian dan penjelasan di atas, pilihan kita tergantung dari tujuan kita. Apabila kita ingin memiliki tujuan jangka pendek, Anda dapat memilih tabungan, namun apabila Anda ingin mempersiapkan dana jangka panjang, Anda dapat mencoba investasi dan pelajari segala hal yang berhubungan dengan pengembangan aset investasi Anda. Namun apabila Anda memikirkan baik jangka pendek dan jangka panjang, Anda mungkin perlu melakukan kedua-duanya, menabung dan juga investasi.

 

Sumber Referensi:

###

Info:

  • Monthly Investing Plan November 2018 akan segera terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q3 2018 akan segera terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • E-Book Quarter Outlook LK Q3 2018 akan segera terbit. Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Jadwal Workshop :
    • Workshop Value Investing (Jakarta, 17 November 2018) dapat dilihat di sini.
    • Workshop Value Investing (Jogja, 24 November 2018) dapat dilihat di sini.
    • Workshop Value Investing (Bandung, 8 Desember 2018) dapat dilihat di sini.

You may also like

1 Comment

  • niken swastika
    November 8, 2018 at 3:30 PM

    Terima kasih infonya sangat bermanfaat, ditunggu info menarik selanjutnya, jangan lupa kunjungi website kami juga di http://bpr-bba.com/
    salam sukses selalu 🙂

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Rivan adalah seorang Indonesia Value Investor yang memulai investasi sejak tahun 2008 ketika berusia 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, Rivan berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Berbekal pengalamannya, Rivan saat ini menjalani profesi sebagai Full Time Investor sekaligus praktisi di pasar modal. Saat ini, Rivan aktif mengadakan workshop dan pelatihan kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko di pasar saham.

Like Us On Facebook

Facebook Pagelike Widget

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Categories

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami

Translate »
error: Content is protected !!