Kisah Sukses Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia


Dalam dunia bisnis dan investasi berskala dunia, nama Ray Dalio sudah tidak asing lagi di telinga bahkan apabila Anda ingin bertemu dengannya, agaknya sangat sulit karena hanya orang-orang tertentu saja yang dapat memiliki jadwal pertemuan dengannya. Ray Dalio adalah seorang hedge versi majalah fund manager terkenal di Amerika Serikat. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus pemilik dari Perusahaan Hedge Fund terbesar di dunia yang ia beri nama Bridgewater Associates. Dalam kesuksesannya, dia dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di dunia versi majalah Forbes dan termasuk orang yang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

 

Artikel ini dipersembahkan oleh:

 

Dilansir dari Okezone.com, hedge fund disebut sebagai penyertaan investasi yang bersifat private yang terbuka untuk jumlah investor yang terbatas dan membutuhkan jumlah minimal investasi yang besar. Definisi lain menyebutkan hedge funds adalah suatu dana yang dikumpulkan dari berbagai nasabah yang biasanya berasal dari lapisan kelas atas, dikelola secara private oleh fund manager. Dana investasi yang ditetapkan cukup besar  (dari beberapa ratus ribu US dolar hingga beberapa juta US dolar), dana ini pun tidak bisa ditarik setiap saat tapi berjangka sesuai perjanjian sehingga memberi keleluasaan bagi sang manajer untuk menginvestasikan dananya.

Ingin Menjadi Pebisnis Sukses, Simak Dulu Kisah Sukses Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia

 

Masa Remaja Si Raja Hedge Fund

Ray Dalio dilahirkan di Jackson Heights, di wilayah Queens, New York pada 8 Agustus 1949. Ia dilahirkan dari pasangan suami istri biasa, dimana ayahnya adalah seorang musisi jazz yang bermain clarinet dan saxophone di beberapa klub malam, sedangkan ibunya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Dari segi akademik, Ray termasuk anak yang kurang pandai dan bahkan dia tidak menyukai pelajaran yang bersifat hafalan. Namun demikian, bukan berarti ia adalah anak yang malas. Ia suka melakukan pekerjaan sampingan semenjak kecil untuk membantu orangtuanya seperti bekerja menyusun kertas, memangkas rumput tetangga dan juga pekerjaan menyekop salju di jalanan pun ia lakukan.

Di usianya yang ke-12, Ray bekerja di Links Golf Club sebagai seorang caddy. Para pelanggan dari Golf Club yang eksklusif ini adalah orang-orang ternama, diantaranya Richard Nixon (mantan presiden yang akhirnya menjadi presiden), Duke of Windsor (mantan Raja Edward VIII dari Inggris) dan banyak orang kaya serta ternama lainnya, bahkan para investor Wall Street pun tak jarang berlalu lalang menjadi pelanggan di tempat itu.

Awal Karier Ray Dalio

Pada tahun 1960-an, jiwa investornya mulai tumbuh ketika ia mendengar mengenai topik hangat yang beredar pada di Links Golf Club, tempat ia bekerja mengenai pasar saham. Tidak heran karena ia berada di lingkungan orang-orang yang kaya dan juga para investor Wall Street. Hal ini membuat ia memberanikan diri untuk mencoba peruntungannya dengan membeli saham Northeast Airlines melalui tabungannya sebesar $300 selama ia menjadi caddy di tempat itu.

Ray Dalio yang saat itu berusia 12 tahun mendapatkan keuntungan 3 kali lipat melalui saham Northeast yang saat itu sedang berekspansi melakukan merger. Pada saat itulah, ia mulai ketagihan dengan bisnis investasi. Dia pun ingin belajar lebih banyak dengan membaca laporan tahunan perusahaan-perusahaan besar dan memiliki relasi dengan orang-orang yang berkecimpung dalam dunia investasi terutama mereka yang berusia lebih tua darinya. Ia sangat terbuka dengan berbagai pengetahuan dari mereka. ia belajar melalui trial and error serta mempelajari berbagai prinsip yang harus diterapkan dalam karir investasinya.

 

Cerdik Melihat Peluang

Dia menyadari bahwa dia adalah seorang siswa yang memiliki prestasi yang biasa-biasa saja di SMA. Hal ini membuat dia kesulitan untuk masuk ke perguruan tinggi. Akhirnya, dia terdaftar sebagai mahasiswa di sebuah kampus Universitas di Long Island dekatBrookville yang bernama C. W. Pos College. Disamping usahanya dalam berinvestasi (jual beli saham), ia tertarik pada komoditi berjangka. Ia melihat kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang cukup besar pada investasi minimal.

Ingin Menjadi Pebisnis Sukses, Simak Dulu Kisah Sukses Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia

 

Pada tahun 1970, saat dia bekerja sebagai petugas di lantai Bursa Efek New York, dia menyaksikan langsung dampak dari krisis keuangan internasional dan keputusan Presiden Nixon yang memutuskan hubungan antara dolar dan nilai emas. Ini menandai berakhirnya perjanjian pasca Perang Dunia II Bretton-Woods, dimana nilai tukar mata uang utama dunia telah diperbaiki, dan harga emas ditetapkan sebesar US$35 per ons. Sebuah periode inflasi berkelanjutan segera dimulai, dan harga berbagai komoditas, termasuk emas, meningkat secara dramatis selama dekade berikutnya. Pada waktu itu, Ray Dalio fokus pada harga komoditas, namun peristiwa 1971 juga mengajarinya pentingnya nilai tukar mata uang, dan memutuskan untuk menguasai subjek itu juga.

Pada musim panas, Dalio selama dua tahun menghabiskan waktu di Harvard serta melakukan perdagangan komoditas di Merrill Lynch. Ketika ia kembali ke Cambridge. Dalio dan beberapa teman Harvard-nya mendirikan sebuah perusahaan kecil yang mereka sebut Bridgewater Associates untuk perdagangan komoditas.

Dalam perjalanan kariernya, dia mengalami jatuh bangun dan juga permasalahan dengan Shearson Hayden Stone yang mengakibatkan ia harus kehilangan sejumlah klien. Namun dia tetap bersemangat dan pada usianya yang ke-26, dia kembali meluncurkan Bridgewater Associates sebagai perusahaan perdagangan kecil. Di bawah kepemimpinannya, Bridgewater mengadopsi gaya manajemen yang disebut sebagai transparansi radikal. Bridgewater adalah salah satu perusahaan pertama yang secara jelas mengidentifikasi dan mendasarkan strategi pada perbedaan antara dua kelas pengembalian. Pada tahun 2013, Bridgewater Associates telah berkembang menjadi 1400 karyawan dan mengelola dana sekitar US$150 miliar milik investor.

Ingin Menjadi Pebisnis Sukses, Simak Dulu Kisah Sukses Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia

 

Jiwa Dermawan Ray Dalio

Sebagai seorang miliuner dan di tengah kesuksesannya sebagai seorang pebisnis serta investor ternama di dunia, dia tetap memiliki jiwa dermawan dan peduli terhadap sesama. Bersama dengan Bill Gates dan Warren Buffet, dia menandatangani GivingPledge dan berkomiten untuk memberikan setengah dari kekayaan bersihnya untuk amal selama hidupnya. Selain itu, dia juga membuat The Ray Dalio Foundation untuk menyalurkan kontribusi filantropis.

 

Sumber Referensi:

  • Finansialku. 6 April 2017. Ingin Menjadi Pebisnis Sukses, Simak Dulu Kisah Sukes Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia. https://www.finansialku.com/ingin-menjadi-pebisnis-sukses-simak-dulu-kisah-sukses-ray-dalio-pemilik-perusahaan-hedge-fund-terbesar-di-dunia/
  • Anthony Robbins. 2015. Money Master The Game. USA: Phoenix

 

Info:

  • Monthly Investing Plan Mei 2018 akan segera terbit, Anda dapat memperolehnya di sini.
  • Cheat Sheet LK Q1 2018 akan segera terbit, Anda dapat memperolehnya di sini
  • Join Our Telegram Channel : t.me/ValueInvestingIndonesia untuk mendapatkan update tentang Value Investing. Gratis !
  • Jadwal Workshop Value Investing (For Intermediate) dapat dilihat di sini. Info lebih lanjut WA 0896-3045-2810 (Johan)

 

You may also like

LEAVE A COMMENT

About me

Rivan Kurniawan

Rivan Kurniawan

Saya adalah seorang Value Investor. Saya memulai investasi sejak tahun 2008 ketika saya berumur 20 tahun. Sempat mengalami kejatuhan di pasar saham, saya berhasil bangkit dengan menerapkan metode Value Investing. Saat ini, saya memberikan jasa konsultasi kepada para profesional dan investor yang ingin memaksimalkan profit serta meminimalisir resiko.

Like Us On Facebook

Follow Me

Follow me in my social media account

Archives

Newsletter

Masukkan email Anda untuk berlangganan newsletter kami